Yogyakarta (ANTARA) - Komisaris PT Telkom Akses sekaligus alumni Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) lulusan 2009, Fahd Pahdepie, memberikan pesan penting kepada mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UMY.
Dalam talkshow bertema “Menyemai Kesadaran Sosial Cendekia Muda di Dunia, Guna Mewujudkan Peradaban yang Berkemajuan,” yang digelar pada Rabu (24/9/2025) sebagai bagian dari Masa Ta’aruf (Mataf) FISIPOL UMY 2025, Fahd menegaskan pentingnya mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi “pemain utama” dalam peradaban Indonesia di masa depan.
Fahd mengingatkan bahwa dunia saat ini bergerak dengan sangat cepat dan penuh kompetisi. Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan waktu kuliah untuk lebih dari sekadar rutinitas akademik. Menurutnya, mahasiswa harus mempersiapkan keterampilan dan narasi hidup yang kuat agar dapat menjadi penggerak perubahan di masa depan, bukan sekadar figur yang tidak berpengaruh dalam peradaban besar.
“Pertanyaannya sederhana, 20 tahun lagi kalian mau jadi pemain utama, atau menjadi non-playable character (NPC) dalam dunia yang terus berubah?” ujar Fahd dalam sesi tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun perkuliahan penting, ia mengingatkan bahwa bekal akademik saja tidak cukup untuk bersaing di masa depan. Menurutnya, keterampilan praktis, daya saing, serta cerita hidup yang relevan akan menjadi faktor utama penentu kesuksesan seseorang.
"Jika hanya mengandalkan kuliah, setiap tahun ribuan orang juga bisa kuliah. Yang membedakan adalah skill, keterampilan, dan karya yang kalian hasilkan," lanjutnya.
Fahd juga menyinggung visi Indonesia 2045, saat Indonesia genap berusia 100 tahun. Ia menekankan bahwa saat itulah negara ini membutuhkan generasi yang tidak hanya siap menghadapi tantangan, tetapi juga mampu memimpin perubahan dalam berbagai bidang, mulai dari teknologi, pendidikan, seni, hingga politik.
“Indonesia butuh karakter baru, cerita baru, dan imajinasi baru. Itu hanya bisa lahir dari orang-orang yang siap menyiapkan diri sejak hari ini,” ujar Fahd menambahkan.
Fahd juga menyampaikan bahwa masa depan tidak akan memberikan kesempatan yang sama bagi semua orang. Ia memperkirakan hanya sekitar 5% dari generasi mendatang yang benar-benar dapat menciptakan cerita hidup yang berdampak dan memberikan kontribusi signifikan kepada masyarakat.
Talkshow ini menjadi bagian dari upaya FISIPOL UMY untuk menanamkan kesadaran sosial dan semangat berkemajuan kepada mahasiswa baru 2025. Dengan menghadirkan alumni yang telah sukses seperti Fahd Pahdepie, diharapkan mahasiswa dapat memaknai perkuliahan sebagai jalan untuk menjadi agen perubahan yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
