Logo Header Antaranews Jogja

Konsep Jawa "Rasa Rumangsa" antarkan Dosen Psikologi UMBY raih doktor

Senin, 29 September 2025 19:54 WIB
Image Print
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Sheilla Varadhila Peristianto meraih gelar doktor dengan disertasi "Konsep Rasa Rumangsa dan Kaitannya dengan Beban Subjektif Keluarga yang Merawat Individu dengan Skizofrenia". (Humas UMBY)

Yogyakarta (ANTARA) - Dosen Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Sheilla Varadhila Peristianto meraih gelar doktor setelah menyelesaikan studi di Program Studi Doktor Ilmu Psikologi, Fakultas Psikologi UGM dengan disertasi berjudul "Konsep Rasa Rumangsa dan Kaitannya dengan Beban Subjektif Keluarga yang Merawat Individu dengan Skizofrenia".

Dalam keterangannya di Yogyakarta, Senin, Sheilla mengatakan, disertasinya membahas mengenai tugas utama keluarga sebagai pendamping yang merawat individu dengan skizofrenia. Kemampuan untuk mengelola diri berdasar konteks budaya setempat diperlukan keluarga selama pendampingan.

Menurut dia, rasa rumangsa yaitu memahami diri secara lebih mendalam yang menjadikan individu berperilaku menempatkan diri, menjaga hubungan baik, harmonis, damai, dan sejahtera secara sosial.

"Rasa rumangsa merupakan nilai budaya Jawa yang membentuk perilaku keluarga untuk mengelola diri menghadapi situasi perawatan," kata Sheilla.

Kemudian dalam penelitiannya tersebut mengintegrasikan rasa rumangsa sebagai konstruk psikologis secara sistematis, yang menggunakan studi empiris berurutan dengan kerangka kerja 'mixed method exploratory sequential'.

"Penelitian menunjukkan rasa rumangsa berperan terhadap beban subjektif keluarga yang merawat individu dengan skizofrenia, melalui dukungan sosial. Rasa rumangsa menjadi cara yang adaptif meningkatkan pencarian dan persepsi penyediaan dukungan sosial berupa bantuan informasi atau praktis lainnya," katanya.

Dia mengatakan, rasa rumangsa dapat dimanfaatkan dalam asesmen dan intervensi keluarga, serta menjadi dasar dalam menyusun program edukasi dan pendampingan berbasis nilai budaya lokal.

"Pada penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep dan alat ukur rasa rumangsa, serta menguji perannya terhadap beban subjektif melalui dukungan sosial sebagai kebaruan penelitian yang mengintegrasikan rasa rumangsa sebagai konstruk psikologis sistematis," katanya.

Sheilla yang menyelesaikan masa studi selama tiga tahun, 10 bulan, 25 hari dengan IPK 3,99 predikat cumlaude dan resmi bergelar doktor usai diwisuda belum lama ini berharap dapat mengembangkan ilmu psikologi yang senantiasa terintegrasi dengan kearifan lokal, khususnya nilai-nilai budaya Jawa.

"Selain itu mengembangkan modul, bahan ajar, dan buku akademik yang mengaitkan teori psikologi dengan nilai budaya Jawa, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep psikologi barat, tetapi juga memiliki wawasan psikologi yang berakar dari konteks budaya sendiri," katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi UMBY Reny Yuniasanti turut baangga atas pencapaian Dr. Sheilla, dan berharap prestasi tersebut dapat memotivasi dosen yang lain di perguruan tinggi ini.

"Pencapaian Dr. Sheilla bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi sivitas akademika di UMBY untuk terus mengembangkan sumber daya manusia yang unggul. Semoga ilmu yang didapat Dr. Sheilla bisa menjadi manfaat bagi masyarakat, UMBY serta dunia pendidikan," katanya.



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026