Jakarta (ANTARA) - Budayawan sekaligus komposer Guruh Sukarno Putra menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang makna kemerdekaan sebagai pesan moral bagi generasi muda Indonesia, tidak hanya dalam konteks sejarah bangsa tetapi juga dalam pembentukan karakter dan kualitas manusia.
Putra Presiden Soekarno itu menilai, tantangan terbesar generasi masa kini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan penjajahan ego dalam diri manusia.
“Manusia itu kebanyakan masih dijajah oleh egonya sendiri. Padahal merdeka yang sesungguhnya adalah ketika manusia mampu mengendalikan egonya,” ujar Guruh dalam temu media musikal "Bukan Cinta Galih/Ratna" yang digelar di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan, secara etimologis kata “merdeka” berasal dari bahasa Sansekerta "maharddhika" yang memiliki makna luhur, mulai dari kebebasan spiritual hingga kesempurnaan manusia.
Namun dalam perkembangannya, makna tersebut kerap dipersempit hanya sebagai bebas dari penjajahan asing.
Menurut Guruh, pemahaman yang utuh tentang kemerdekaan perlu terus diwariskan dari generasi ke generasi agar bangsa Indonesia tidak kehilangan jati diri dan nilai-nilai dasar yang menopangnya.
“Generasi tua punya kewajiban membentuk generasi penerus yang berkualitas. Itu tidak terjadi dengan sendirinya, tapi harus diupayakan,” katanya.
Ia menilai seni dan karya cipta, termasuk seni pertunjukan, memiliki peran strategis sebagai medium untuk menyampaikan nilai-nilai tersebut secara inspiratif kepada generasi muda.
Guruh juga mengaitkan makna kemerdekaan dengan nilai-nilai Pancasila yang menurutnya sarat dengan aspek spiritual dan pengendalian diri.
Dengan memahami kemerdekaan sebagai kebebasan dari ego, ia meyakini generasi muda dapat tumbuh menjadi manusia Indonesia yang berkarakter, berkesadaran, dan mampu membawa bangsa menuju masa depan yang lebih baik.
“Harapan saya, karya seni bisa memotivasi generasi muda agar menjadi penerus bangsa yang bermutu dan berdaya,” pungkasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Guruh Sukarno Putra tekankan makna merdeka bagi generasi muda
