Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditargetkan mencapai 82 juta orang hingga akhir 2026.
Kepala Negara, dalam agenda peresmian operasional 166 Sekolah Rakyat, di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menyebut capaian MBG per hari ini, Senin, telah menjangkau 58 juta penerima manfaat.
"MBG hari ini, kalau tidak salah, sudah mencapai 58 juta penerima manfaat, anak-anak, ibu hamil dan lansia menerima makan setiap hari, tiap hari di sekolah," katanya, diikuti dalam jaringan (daring) Sekretariat Presiden di Jakarta.
Presiden mengatakan, para penerima manfaat mendapatkan asupan makanan bergizi secara rutin, dengan skema harian bagi anak sekolah serta tujuh hari dalam sepekan bagi ibu hamil.
“Ini dicapai dalam satu tahun, negara mana yang bisa berbuat seperti ini?” ujar Presiden.
Baca juga: BGN: Pengawasan SPPG diperketat untuk mencegah keracunan makanan
Menurut Presiden, total porsi makanan bergizi yang telah disalurkan melalui program MBG telah mencapai sekitar 3 miliar porsi, menjadikannya salah satu program intervensi pangan dan gizi terbesar yang pernah dijalankan Indonesia.
Presiden Prabowo optimistis target pemerintah untuk menjangkau lebih dari 82 juta penerima manfaat akan tercapai paling lambat pada akhir tahun ini.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa dengan capaian 58 juta penerima manfaat sejak awal tahun, program tersebut akan terus meluas secara bertahap hingga Desember.
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi nasional. Hal ini ditopang oleh penguatan koperasi sebagai tulang punggung distribusi dan produksi pangan.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah dan pihak terkait yang telah bekerja keras menyukseskan Program MBG serta mendukung program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari agenda besar pembangunan manusia Indonesia.
Baca juga: Menko Bidang Pangan menargetkan penerima manfaat MBG mencapai 80 juta
Baca juga: Puluhan siswa SMKN 11 Semarang mengalami mual setelah santap MBG
