Bank Jateng bantu bangun rumah korban longsor

id Bank jateng, bantuan, longsor, karanganyar, rumah

Bank Jateng bantu bangun rumah korban longsor

Bank Jateng memberikan bantuan bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Karanganyar. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto pada Rabu (14/1/2026). (ANTARA/HO-Bank jateng)

Yogyakarta (ANTARA) - Bank Jateng memberikan bantuan bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Karanganyar dengan menyalurkan Rp20 juta untuk pembangunan kembali rumah Jumiyem, warga Dusun Separe, Desa Wukirsawit, yang hancur akibat tanah longsor.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto pada Rabu (14/1), didampingi jajaran Pemkab dan Muspika Jatiyoso. Bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam menangani dampak bencana alam.

Wakil Pemimpin Bank Jateng Cabang Karanganyar Anang Tri Widodo menyampaikan bahwa bantuan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

"Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa Ibu Jumiyem. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Bank Jateng untuk membantu meringankan beban warga. Kami berharap dana ini dapat mempercepat pembangunan kembali rumah beliau sehingga keluarga bisa segera tinggal dengan layak dan aman," ujar Anang.

Kalakhar BPBD Karanganyar Hendro Prayitno menambahkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi proses pemulihan.

"Bantuan dana, termasuk dari Bank Jateng, akan langsung difokuskan untuk pembangunan fisik rumah secara gotong royong bersama warga setempat," jelasnya.

Kontribusi ini mempertegas komitmen Bank Jateng untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam layanan keuangan tetapi juga dalam aksi kemanusiaan demi mempercepat pemulihan sosial di wilayah Jawa Tengah.

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.