Iran tegaskan tak bahas program rudal, sambut dialog nuklir

id Iran,Nuklir,Senjata konvensional,Perjanjian non proliferasi

Iran tegaskan tak bahas program rudal, sambut dialog nuklir

Arsip foto - Kendaraan melintas di depan Kantor Administrasi dan Pajak yang hangus terbakar akibat dari gelombang protes dan demonstrasi terakhir di Tehran, Iran, Rabu (21/1/2026). Data Organisasi Kedokteran Forensik Iran menyebut sedikitnya 3.117 orang tewas selama gelombang protes dan demonstrasi terakhir. ANTARA FOTO/Xinhua/Shadati/wsj.

Moskow (ANTARA) - Iran tidak akan bernegosiasi mengenai program rudal dan senjata konvensionalnya, tetapi tetap menyambut baik diskusi yang menjamin hak negara tersebut untuk melakukan aktivitas nuklir damai, kata seorang pejabat senior Iran, yang berbicara dengan syarat anonim.

"Kami tidak akan berbicara atau bernegosiasi apa pun yang terkait senjata konvensional kami, termasuk rudal. Ini adalah sesuatu yang tidak dapat kami pertaruhkan," kata pejabat itu kepada wartawan pada Jumat.

Pejabat itu menambahkan bahwa "pihak Iran akan menyambut baik negosiasi yang menjamin hak Iran untuk melakukan aktivitas nuklir damai berdasarkan NPT [Perjanjian Non-Proliferasi], dan mengatakan bahwa Teheran menyerukan diakhirinya sanksi sepihak terhadap Iran.

Baca juga: Trump: AS kirim pasukan besar ke Iran

"Kami tidak ingin memasuki negosiasi apa pun yang ditakdirkan untuk gagal dan kemudian dapat digunakan sebagai dalih lain untuk perang lain," kata pejabat itu.

Sementara itu, Moskow percaya bahwa kerja sama di bidang energi nuklir damai dengan Iran harus dilakukan dengan syarat yang sama dengan negara-negara non-nuklir lainnya, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova pada hari Jumat.

Pada akhir Desember, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika Teheran berupaya melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklirnya. Kemudian, di tengah protes massal di Iran, Trump mengancam negara itu dengan serangan dahsyat jika ada demonstran yang tewas.

Teheran siap untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat, tetapi negosiasi tersebut harus didasarkan pada rasa saling menghormati, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi awal bulan ini.

Sumber: Sputnik
Baca juga: Israel tidak siap, Trump dikabarkan batal serang Iran

Baca juga: Konflik AS-Iran, memori revolusi 47 tahun silam





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran tegaskan tak bahas program rudal, sambut dialog nuklir

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.