BMKG: Gempa di Pacitan berjenis megathrust dengan kedalaman dangkal

id gempa pacitan,bmkg,megathrust,gempa dangkal,megathrust dangkal,gempa bumi

BMKG: Gempa di Pacitan berjenis megathrust dengan kedalaman dangkal

Infografis BMKG terkait gempa yang berpusat di tenggara Pacitan. ANTARA/HO - BMKG

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari merupakan gempa megathrust dengan kedalaman dangkal.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono kepada pewarta dalam grup informasi kegempaan nasional di Jakarta, Jumat, menjelaskan bahwa gempa tersebut memiliki mekanisme sumber berupa pergerakan naik atau thrusting, yang menjadi ciri khas gempa pada zona subduksi megathrust selatan Jawa.

BMKG menilai gempa tersebut patut disyukuri masyarakat tidak mencapai magnitudo 7,0 karena jika kekuatannya lebih besar berpotensi memicu tsunami di wilayah pesisir selatan Jawa.

Menurut dia, hal tersebut pernah terjadi sebagaimana catatan BMKG wilayah Pacitan memiliki rekam jejak tsunami, antara lain peristiwa tsunami pada 4 Januari 1840 dan 20 Oktober 1859 yang terjadi setelah gempa besar di zona subduksi selatan Pulau Jawa.

Secara geografis, lanjutnya, wilayah Pacitan berhadapan langsung dengan megathrust Jawa serta memiliki banyak teluk dan pantai sempit yang dapat memperkuat amplitudo gelombang tsunami apabila terjadi gempa besar.

BMKG sebelumnya mendeteksi gempa bermagnitudo 6,2 terjadi pada pukul 01.06 WIB dengan pusat gempa berada di laut pada kedalaman 58 kilometer di tenggara Kota Pacitan.

Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah dengan Pacitan, Bantul, dan Sleman (intensitas IV MMI), Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Blitar, Surakarta, hingga Banjarnegara (III MMI), serta Tuban dan Jepara (II MMI)

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan hingga pukul 01.35 WIB belum terpantau adanya gempa susulan.

Berdasarkan data sementara BPBD Jatim, gempa mengakibatkan satu rumah rusak berat di Pacitan, satu rumah rusak ringan di Wonogiri, empat rumah rusak ringan di Bantul, serta satu rumah rusak ringan di Sleman.

Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.