Bantul (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau pemudik dalam rangka Lebaran 2026 tidak memaksakan untuk berkendara atau melanjutkan mengemudi apabila mengalami kelelahan atau ada masalah kesehatan.
"Kami imbau kepada pemudik yang ingin melewati Bantul atau bertujuan ke Yogyakarta silahkan beristirahat bila kelelahan, jangan dipaksakan kondisi kesehatannya," kata Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto di Bantul, Kamis.
Dengan memaksakan berkendara dalam kondisi kelelahan atas gangguan kesehatan, maka dikhawatirkan bisa mengancam keselamatan berkendara baik diri sendiri maupun orang lain.
Kapolres mengatakan guna memberikan pelayanan kepada pemudik, Polres Bantul juga sudah mendirikan sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) di titik rawan kepadatan, salah satunya di Pospam Druwo yang ada di simpang empat ringroad selatan.
"Kami persiapkan di Pospam Druwo ada beberapa fasilitas, ruang laktasi, ada ruang layanan kesehatan ada ruang taman bermain anak, tempat beristirahat. Jadi di Pos Druwo ada pelayanan dari kepolisian dapat dimanfaatkan secara cuma cuma," katanya.
Baca juga: Polisi siapkan rekayasa lalin di Tugu Yogyakarta
Baca juga: Yogyakarta-Palembang jadi tujuan pemudik Terminal Kampung Rambutan
Lebih lanjut dia mengatakan, kepadatan arus lalu lintas di wilayah Bantul pada momen mudik Lebaran 2026 sudah terlihat sejak beberapa hari lalu, dan puncak kepadatan pada Rabu (18/3).
"Untuk kepadatan arus berangsur angsur terlihat, dan diperkirakan pada hari Rabu (18/3) merupakan puncak arus mudik yang mengarah ke wilayah DIY," katanya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, sebanyak 550 personel diterjunkan dalam rangka pengamanan mudik Lebaran 2026 di Bantul, para personel siap memberikan pelayanan maksimal agar mudik berjalan optimal, humanis, dan profesional.
Meski demikian, masyarakat diimbau mempersiapkan perjalanan secara matang dengan memperhatikan kondisi fisik serta kelaikan kendaraan sebelum berangkat.
"Masyarakat harus memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum berkendara serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan rutin dicek," katanya.
