Logo Header Antaranews Jogja

AS serang 8.000 lebih target di Iran, termasuk 130 kapal

Minggu, 22 Maret 2026 16:48 WIB
Image Print
Petugas tanggap darurat menyisir lokasi yang terdampak serangan rudal Iran di kota Arad, Israel selatan, Sabtu (21/3/2026). Layanan darurat nasional Israel, Magen David Adom (MDA) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa setidaknya 64 orang terluka pada Sabtu (21/3) malam di kota Arad, Israel selatan akibat rudal yang ditembakkan dari Iran. ANTARA FOTO/Xinhua/nym.

Moskow (ANTARA) - Amerika Serikat (AS) telah menyerang lebih dari 8.000 target militer di Iran, termasuk 130 kapal, kata Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), Brad Cooper, pada Sabtu (21/3).

“Sejauh ini, kami telah menyerang lebih dari 8.000 target militer, termasuk 130 kapal Iran,” ujar Cooper melalui platform X dalam pembaruan keempat terkait Operasi Epic Fury.

Ia menambahkan bahwa Angkatan Udara AS telah melaksanakan lebih dari 8.000 sorti tempur.

Baca juga: Iran siap serang balik jika infrastrukturnya diserang AS-Israel

Baca juga: Dua puluh negara nyatakan siap wujudkan pelayaran aman di Selat Hormuz

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel serta target militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

AS dan Israel awalnya menyatakan bahwa serangan “pendahuluan” tersebut diperlukan untuk menghadapi ancaman yang dipersepsikan dari program nuklir Iran, namun kemudian menegaskan bahwa mereka menginginkan perubahan kekuasaan di Iran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA






Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS serang 8.000 lebih target di Iran, termasuk 130 kapal



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026