
IKAPMII DIY Gandeng Kampung Inggris Jogja tingkatkan kapasitas kader

Yogyakarta (ANTARA) - Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKAPMII) DIY menjalin kolaborasi dengan Kampung Inggris Jogja (KIJ) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kompetensi bahasa asing para alumni dan kader.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teatrikal FEBI UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Kamis (7/5), dibuka oleh Anggota DPD RI sekaligus Majelis Kehormatan PW IKAPMII DIY Dr. Hilmy Muhammad dan turut hadir Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga Prof. Dr. Abdur Rozaki, Ketua Umum PW. IKAPMII DIY Dr. Ahmad Anfasul Marom, Direktur KIJ Nurul Huda, Ketua PC PMII DIY Muh Faisal, jajaran pengurus alumni, dan kader PMII se-Yogyakarta.
Ketua Umum PW IKA PMII D.I. Yogyakarta Aan Marom menjelaskan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari gerakan inovasi sosial yang sengaja dibangun IKAPMII untuk mempersiapkan employability skills para alumni dan kadernynya dalam rangka mengisi peluang-peluang beasiswa, bisnis, dan dunia industri ke depan.
"Kami ingin kader dan alumni PMII tidak hanya dikenal sebagai aktivis jalanan, tapi intelektual yang mumpuni memiliki kompetensi dan skill yang relevan dengan kebutuhan zaman," kata Aan.
Ia menegaskan penguasaan teknologi dan bahasa asing sudah seharusnya menjadi gaya hidup bagi talenta muda kader-kader PMII dalam membangun dunia pendidikan, bisnis kreatif, dan jaringan industri global ke depan.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Abdur Rozaki, dalam sambutannya mengatakan kemampuan bahasa Inggris hari ini bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda, termasuk PMII. Kader-kader PMII harus mampu hadir dan urun rembuk dalam struktur kekuasaan di republik ini, baik di tingkat nasional maupun global.
Selain itu, Hilmy Muhammad atau yang biasa akrab disapa Gus Hilmy, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI D.I. Yogyakarta, juga menilai positif program beasiswa bahasa bagi kader PMII. Baginya, bahasa Inggris menjadi salah satu kunci untuk mengakses berbagai kesempatan yang selama ini sering kali tidak didapat oleh kader PMII atau NU pada masa-masa sebelumnya.
"Melalui beasiswa kader ini, semoga menjadi wasilah/jalan bagi kader-kader PMII maupun NU dalam menyongsong Indonesia Emas. Jangan sampai target Indonesia Emas tergcapai, tetapi orang-orang NU malah tergulung tidak ikut di dalamnya,” tuturnya
Ketua Umum PW IKAPMII DIY, Dr. Ahmad Anfasul Marom, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari gerakan inovasi sosial. Tujuannya adalah memperkuat employability skills (keterampilan kerja) para alumni dalam memperebutkan peluang beasiswa, dunia bisnis, dan industri global.
Sementara itu, CEO Kampung Inggris Jogja Abdul Hamid menyatakan komitmennya untuk menjadi mitra strategis dalam pengembangan kemampuan bahasa inggris para kader dan alumni PMII.
"Kampung Inggris Jogja menyambut baik untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas generasi muda, khususnya kader PMII di D.I. Yogyakarta,” jelasnya.
Di sela-sela asesmen peserta yang dilakukan oleh tim mentor KIJ Nurul Huda, selaku Direktur berharap kolaborasi kedua lembaga ini dapat melahirkan program yang berkelanjutan nantinya misalkan komunitas English for Activist.
Pewarta : N008
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
