"Sisa-sisa arus balik Lebaran belum berakhir. Volume kendaraan dalam waktu 24 jam terakhir masih di atas 33.000 kendaraan," kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kulon Progo Nugroho di Kulon Progo, Jumat.
Ia mengatakan pantauan arus mudik dan arus balik selama 14 hari, maka pantuan berakhir pada Kamis (14/), 00.00 WIB. Pada Jumat pagi, sebanyak 54 personel dari Dishubkominfo ditarik dari Posko monitoring di depan SPBU Kota Wates.
Menurutnya, peningkatan kepadatan kendaraan arus balik diperkirakan masih terjadi pada akhir pekan, Sabtu (16/7). Meskipun demikian tidak akan sampai terjadi kemacetan. Pada puncak kepadatan mencapai 62.987 kendaraan pada H+1 atau Jumat (8/7) lalu, laju kendaraan lancar.
"Kami memperkirakan jalur selatan Kulon Progo baru kembali normal pada H-14 lebaran. Semua pemudik sudah kembali ke daerah tempat kerja," kata Nugroho.
Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dishubkominfo Kulon Progo Sigit Purnomo mengatakan kendaraan yang melewati jalan jalur selatan Kulon Progo selama 14 hari mulai dari H-7 hingga H + 7 mencapai 688.657 kendaraan. Terjadi peningkatan sekitar 4.517 kendaraan dibandingkan masa Lebaran 2015 mencapai sekitar 684.140 kendaraan.
Menurutnya, tidak terjadi puncak arus mudik maupun balik di wilayah Kulonprogo. Justru puncak kepadatan kendaraan terjadi pada Kamis -Jumat (7-8/7) hingga mencapai 62.987 kendaraan.
"Prediksi nasional puncak arus mudik dari Jakarta pada Jumat dan Sabtu atau H-5 dan H-4. Dalam waktu 24 jam kemudian tidak terjadi di Kulon Progo. Tapi puncak kepadatan terjadi justru pada Lebaran hari kedua dan H+1," katanya. ***1***
(KR-STR)