Ikan hiu seberat satu ton terdampar di Pantai Parangkusumo
Senin, 27 Agustus 2018 9:54 WIB
Ikan hiu tutul terdampar di Pantai Parangkusumo Bantul, DIY (Foto Antara/Hery Sidik)
Bantul (Antaranews Jogja) - Seekor ikan diperkirakan berjenis hiu tutul terdampar di wilayah Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin pagi.
"Kronologisnya tadi pagi sekitar pukul 04.30 WIB ada warga yang sedang beraktifitas di pantai mendapati seekor ikan hiu terdampar dan langsung lapor ke SAR," kata Komandan SAR Pantai Parangtritis Muhammad Arif Nugraha di Pantai Parangkusumo Bantul, Senin.
Menurut dia, setelah mendapat laporan dari warga yang akan menjaring ikan di pantai selatan itu, teman-teman SAR Pantai Parangtritis langsung terjun ke lokasi untuk memastikan informasi dari warga tersebut.
"Dari laporan itu kemudian kami tidaklanjuti, kita cek dan ternyata benar apa yang dilaporkan, bahwa ada seekor ikan terdampar," katanya.
Namun demikian, kata dia, pihaknya sampai saat ini belum bisa memastikan jenis ikan tersebut, namun secara fisik memang menyerupai hiu yang terdapat warna titik-titik putih di bagian badan ikan tersebut.
"Kalau jenis ikannya secara pasti kami belum tahu, termasuk kenapa terdampar. Namun kalau panjangnya sekitar empat meter dengan lebar sekitar satu meter. Beratnya sekitar satu ton," katanya.
Ia mengatakan, saat ditemukan warga dan dilaporkan ke teman-teman SAR ikan tersebut masih dalam keadaan hidup, akan tetapi selang beberapa waktu kemudian ikan tersebut mati.
"Waktu kami ke sini ikan masih hidup, tetapi sekitar satu jam kemudian atau mulai ada matahari terbit insang sudah tidak begerak, saat ini sudah tidak bernyawa," katanya.
"Kronologisnya tadi pagi sekitar pukul 04.30 WIB ada warga yang sedang beraktifitas di pantai mendapati seekor ikan hiu terdampar dan langsung lapor ke SAR," kata Komandan SAR Pantai Parangtritis Muhammad Arif Nugraha di Pantai Parangkusumo Bantul, Senin.
Menurut dia, setelah mendapat laporan dari warga yang akan menjaring ikan di pantai selatan itu, teman-teman SAR Pantai Parangtritis langsung terjun ke lokasi untuk memastikan informasi dari warga tersebut.
"Dari laporan itu kemudian kami tidaklanjuti, kita cek dan ternyata benar apa yang dilaporkan, bahwa ada seekor ikan terdampar," katanya.
Namun demikian, kata dia, pihaknya sampai saat ini belum bisa memastikan jenis ikan tersebut, namun secara fisik memang menyerupai hiu yang terdapat warna titik-titik putih di bagian badan ikan tersebut.
"Kalau jenis ikannya secara pasti kami belum tahu, termasuk kenapa terdampar. Namun kalau panjangnya sekitar empat meter dengan lebar sekitar satu meter. Beratnya sekitar satu ton," katanya.
Ia mengatakan, saat ditemukan warga dan dilaporkan ke teman-teman SAR ikan tersebut masih dalam keadaan hidup, akan tetapi selang beberapa waktu kemudian ikan tersebut mati.
"Waktu kami ke sini ikan masih hidup, tetapi sekitar satu jam kemudian atau mulai ada matahari terbit insang sudah tidak begerak, saat ini sudah tidak bernyawa," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Macan tutul yang menyerang warga Bandung direhabilitasi di Cikembulan Garut
08 February 2026 18:34 WIB
BBKSDA Jawa Barat selidiki habitat asli dari macan tutul masuk hotel di Bandung
06 October 2025 19:23 WIB
BBKSDA: Jabar Macan tutul lepas dari Lembang Park and Zoo ke hutan Tangkuban Parahu
03 September 2025 14:09 WIB