Bupati mengharapkan Sleman zero stunting
Kamis, 2 Juni 2022 17:42 WIB
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting serta menandatangani Komitmen Bersama Percepatan Penurunan Stunting pada kegiatan Rembuk Stunting di Sleman. ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman
Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengharapkan kasus stunting di wilayah itu dapat terus ditekan hingga nol kasus atau zero stunting.
Harapan tersebut disampaikan dia saat mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting serta menandatangani Komitmen Bersama Percepatan Penurunan Stunting pada kegiatan Rembuk Stunting di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis.
Dia berharap, Tim Percepatan Penurunan Stunting dapat menjadi sarana untuk menampung masukan, koordinasi, serta sinkronisasi dari berbagai pihak yang bersentuhan langsung dengan upaya penurunan stunting.
Ia mendorong tim tersebut untuk menyusun perencanaan penurunan stunting yang melibatkan partisipasi dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan.
"Upaya penurunan stunting harus dilakukan bersama mulai dari hulu ke hilir," katanya.
Jika melihat data, angka stunting di Kabupaten Sleman tergolong baik.
Dia mengatakan pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting menjadi 14 persen pada 2024.
"Sedangkan pada 2021 capaian angka stunting di Kabupaten Sleman berada di angka tujuh persen. Angka tersebut jauh lebih baik dari capaian angka target nasional," katanya.
Angka IPM Sleman tahun 2021 adalah 84. Angka tersebut termasuk dalam kategori IPM sangat tinggi dan merupakan peringkat keenam nasional.
"Meski begitu, kita tetap harus berupaya menekan angka stunting di Kabupaten Sleman. Kalau bisa harus zero stunting," katanya.
Tim Percepatan Penurunan Stunting tersebut terdiri atas berbagai pemangku kepentingan sejumlah 49 orang yang secara fungsi dibagi menjadi tiga, yakni pengarah, pelaksana, dan sekretariat pelaksana.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Sleman Nomor 124/Kep.KDH/A/2022 Tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sleman.
Harapan tersebut disampaikan dia saat mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting serta menandatangani Komitmen Bersama Percepatan Penurunan Stunting pada kegiatan Rembuk Stunting di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis.
Dia berharap, Tim Percepatan Penurunan Stunting dapat menjadi sarana untuk menampung masukan, koordinasi, serta sinkronisasi dari berbagai pihak yang bersentuhan langsung dengan upaya penurunan stunting.
Ia mendorong tim tersebut untuk menyusun perencanaan penurunan stunting yang melibatkan partisipasi dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan.
"Upaya penurunan stunting harus dilakukan bersama mulai dari hulu ke hilir," katanya.
Jika melihat data, angka stunting di Kabupaten Sleman tergolong baik.
Dia mengatakan pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting menjadi 14 persen pada 2024.
"Sedangkan pada 2021 capaian angka stunting di Kabupaten Sleman berada di angka tujuh persen. Angka tersebut jauh lebih baik dari capaian angka target nasional," katanya.
Angka IPM Sleman tahun 2021 adalah 84. Angka tersebut termasuk dalam kategori IPM sangat tinggi dan merupakan peringkat keenam nasional.
"Meski begitu, kita tetap harus berupaya menekan angka stunting di Kabupaten Sleman. Kalau bisa harus zero stunting," katanya.
Tim Percepatan Penurunan Stunting tersebut terdiri atas berbagai pemangku kepentingan sejumlah 49 orang yang secara fungsi dibagi menjadi tiga, yakni pengarah, pelaksana, dan sekretariat pelaksana.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Sleman Nomor 124/Kep.KDH/A/2022 Tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sleman.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kampanye hari terakhir, Kustini-Sukamto Siap berjuang membangun Sleman untuk rakyat
23 November 2024 19:31 WIB, 2024
Ditemui Kustini Sri Purnomo, Ahmad Syauqi sarankan pilih bupati yang punya nilai Muhammadiyah
06 November 2024 22:23 WIB, 2024
Bupati Sleman Kustini berkomitmen membangun Sleman Barat jadi pusat pariwisata berbasis pertanian
11 September 2024 9:32 WIB, 2024
Sleman bekerja sama dengan BPOM DIY jamin keamanan konsumsi obat-makanan
22 July 2024 19:22 WIB, 2024
Bupati Kustini raih penghargaan atas penerimaan negara dari KPP Pratama
09 July 2024 16:36 WIB, 2024
Pemkab Sleman memberikan puluhan ribu vitamin kepada KPPS Pemilu 2024
16 February 2024 20:24 WIB, 2024
Terpopuler - Sleman
Lihat Juga
Pemkab Sleman menggelar peragaan busana kebaya lestarikan warisan budaya
09 September 2026 21:13 WIB