Basarnas Yogyakarta evakuasi pemancing terjebak banjir
Warga menyaksikan lokasi bencana tebing longsor di tepi sungai Progo di Dusun Ngiwon, Banyuwangi, Bandongan, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (22/10/2022). Banjir besar pada Jumat (21/10/2022) mengakibatkan tebing sungai sepanjang 300 meter dengan lebar 10 meter ambrol sehingga mengancam keberadaan belasan rumah warga yang berada di bantaran sungai. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww (ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN)
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Yogyakarta Kamal Riswandi di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan pada Sabtu dini hari pukul 01.27 WIB, petugas siaga Kantor Basarnas Yogyakarta mendapat laporan bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia tiga orang pemancing terjebak di tengah Sungai Progo tepatnya di Ngentakrejo, Lendah.
"Kronologi yang kami terima tiga orang memancing di Sungai Progo hingga ke tengah sungai pada saat air surut, ketika hujan deras, air semakin naik hingga menutup akses jalan dan tiga orang tersebut tidak bisa kembali ke pinggir sungai. Petugas sudah mengevakuasi tiga pemancing tersebut dalam kondisi selamat," kata Kamal Riswandi.
Ia mengatakan setelah Mendapat laporan tersebut Basarnas Yogyakarta mengirimkan satu tim rescue dilengkapi dengan peralatan water rescue untuk melaksanakan proses evakuasi ke tiga pemancing tersebut.
Tim Rescue Kantor Basarnas Yogyakarta tiba di lokasi kejadian langsung berkoordinasi dengan Tim SAR yang sudah berada di lokasi. Sekitar 02.30 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi tiga pemancing dalam kondisi selamat.
Ketiga pemancing tersebut atas nama Petrus Canisius Widiya warga Sedayu, Jumiyanto warga Metes dan Hendri Kuswoyo warga Ngentak.
"Selanjutnya ketiga pemancing tersebut dapat kembali ke rumah masing-masing. Dengan dievakuasinya ketiga pemancing yang terjebak di Sungai Progo, operasi SAR dinyatakan ditutup dan semua unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing," katanya.
Selain itu, Tim Basarnas Yogyakarta berhasil mengevakuasi tiga penjaga alat berat terjebak di tengah Sungai Progo di daerah Ngentakrejo.
Petugas Basarnas Yogyakarta Anjasmoro mengatakan dalam beberapa hari ini curah hujan di DIY cukup tinggi.
Hal ini mengakibatkan beberapa sungai di DIY mengalami peningkatan debit air yg cukup signifikan.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang beraktivitas di sekitaran sungai harus tetap berhati-hati mengingat curah hujan masih sangat tinggi, lebih baik jangan dulu beraktivitas di sekitaran sungai," kata Anjasmoro.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas Yogyakarta evakuasi pemancing terjebak banjir di Lendah
Pewarta : Sutarmi
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim SAR resmi menutup operasi pencarian korban tenggelam di muara Sungai Opak
03 April 2026 20:55 WIB
Tim SAR menghentikan sementara pencarian korban tenggelam di muara Sungai Opak
31 March 2026 19:47 WIB
Basarnas memastikan jenazah pilot pesawat Pelita Air Service berhasil dievakuasi
19 February 2026 17:05 WIB
Terpopuler - Kulon Progo
Lihat Juga
Bupati Kulon Progo gerak cepat respon dugaan pungli administrasi kependudukan
27 April 2026 18:37 WIB
BKPSDM Kulon Progo dukung medsos ASN untuk akuntabilitas tata kelola pemerintahan
15 April 2026 13:59 WIB
Pemkab Kulon Progo tingkatkan literasi digital ASN agar adapfif perkembangan teknologi
14 April 2026 20:57 WIB
Pemkab Kulon Progo asesmen media sosial ASN untuk tingkatkan transparansi dan layanan publik
14 April 2026 17:06 WIB