Logo Header Antaranews Jogja

Tim SAR menghentikan sementara pencarian korban tenggelam di muara Sungai Opak

Selasa, 31 Maret 2026 19:47 WIB
Image Print
Operasi pencarian korban tenggelam di muara Sungai Opak Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/HO-Humas Basarnas Yogyakarta

Bantul (ANTARA) - Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan, Selasa sore, menghentikan sementara operasi pencarian terhadap Yunanta (30), korban yang dilaporkan tenggelam di muara Sungai Opak, Kelurahan Tirtohargo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (28/3).

"Berdasarkan hasil 'briefing' dan evaluasi pada pukul 17.00 WIB, operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (1/4) pukul 07.00 WIB," kata Juru Bicara Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta Pipit Eriyanto dalam keterangan di Yogyakarta, Selasa petang.

Sebelum memutuskan penghentian sementara operasi pencarian, kata dia, upaya pencarian pada hari keempat terhadap korban tenggelam di muara Sungai Opak, telah dilakukan melalui penyisiran baik lewat darat maupun laut dengan beberapa tim search and rescue unit (SRU).

Dia mengatakan SRU I melakukan penyisiran menggunakan perahu karet LCR dari last know position (LKP) menuju ke arah utara dan ke arah barat sejauh kurang lebih satu kilometer, SRU II melakukan penyisiran darat dari lokasi kejadian perkara menuju ke arah barat dan ke arah timur sejauh kurang lebih 750 meter dan pemantauan di beberapa titik tepi pantai, sedangkan SRU III melakukan penyisiran darat dari wilayah Pantai Samas menuju ke arah muara Sungai Opak sejauh kurang lebih 500 meter dan dari Pantai Samas menuju ke arah barat sejauh kurang lebih 500 meter.

Selain itu, SRU IV melakukan penyisiran udara menggunakan drone thermal di sekitar LKP dan Pantai Samas dengan radius kurang lebih 750 meter.

"Hasil operasi SAR pada hari keempat dari semua SRU dengan hasil masih nihil," katanya.

Menurut dia, tidak ada kendala dalam upaya pencarian korban tenggelam di muara Sungai Opak, karena saat itu cuaca cerah dengan gelombang pasang tertinggi sekitar 1,8 meter, sementara pasang surut terendah kurang lebih 0,7 meter.

Pipit mengatakan kejadian tersebut dilaporkan saksi pada Sabtu (28/3), sekitar pukul 02.00 WIB, yang mengetahui survivor (Yunanta) berpamitan untuk menjaring ikan di sekitaran muara Sungai Opak, Bantul.

Pada sekitar pukul 05.00 WIB, saksi menemukan perahu getek yang terdampar, jaring dan sepeda motor di wilayah muara Sungai Opak sisi barat.

Akan tetapi, setelah ditunggu hingga pukul 16.00 WIB, survivor belum kembali ke rumah, sehingga saksi bersama warga melakukan pencarian korban.

"Berdasarkan pencarian oleh warga dan pihak berwajib, diduga survivor tenggelam di muara Sungai Opak, dan pada sekitar pukul 17.00 WIB, warga membutuhkan bantuan SAR untuk dilakukan pencarian," katanya.



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026