Tak berdampak di Indonesia, skandal mesin diesel Toyota
Rabu, 31 Januari 2024 1:36 WIB
All New Innova diesel (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - Kecurangan sertifikasi untuk beberapa kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) bermesin diesel milik Toyota, dipastikan tidak berdampak untuk model-model yang ada di Indonesia.
"Hal ini tidak berdampak ya pada mobil-mobil Toyota di Indonesia domestik," kata Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy saat dihubungi melalui pesan singkat elektronik WhatsApp, Selasa.
Sebelumnya, pada Senin (29/01) waktu setempat, TMC mendapatkan laporan dari Toyota Industries Corporation (TICO) yang ditugaskan untuk mengembangkan mesin diesel; bahwa sebuah investigasi khusus (yang diketuai oleh Hiroshi Inoue) ditugaskan untuk menyelidiki potensi penyimpangan peraturan sertifikasi terkait dengan sertifikasi emisi domestik yang tidak tepat pada mesin forklift dan mesin konstruksi.
Dalam investigasi tersebut terdapat beberapa kejanggalan selama pengujian untuk sertifikasi tiga model mesin diesel. Dalam kasus ini, model-model yang terdampak adalah van Hiace, Fortuner, Innova, dan SUV Lexus LX500D.
Kejanggalan tersebut terjadi selama pengujian keluaran tenaga kuda untuk sertifikasi tiga model mesin diesel untuk mobil yang ditugaskan Toyota ke TICO.
Selama pengujian sertifikasi, kinerja keluaran tenaga kuda mesin diukur menggunakan ECU dengan perangkat lunak yang berbeda dari yang digunakan untuk produksi massal sehingga hasilnya dapat diukur untuk membuat nilai tampak lebih halus dengan variasi yang lebih sedikit.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Skandal mesin diesel Toyota tidak berdampak untuk Indonesia
"Hal ini tidak berdampak ya pada mobil-mobil Toyota di Indonesia domestik," kata Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy saat dihubungi melalui pesan singkat elektronik WhatsApp, Selasa.
Sebelumnya, pada Senin (29/01) waktu setempat, TMC mendapatkan laporan dari Toyota Industries Corporation (TICO) yang ditugaskan untuk mengembangkan mesin diesel; bahwa sebuah investigasi khusus (yang diketuai oleh Hiroshi Inoue) ditugaskan untuk menyelidiki potensi penyimpangan peraturan sertifikasi terkait dengan sertifikasi emisi domestik yang tidak tepat pada mesin forklift dan mesin konstruksi.
Dalam investigasi tersebut terdapat beberapa kejanggalan selama pengujian untuk sertifikasi tiga model mesin diesel. Dalam kasus ini, model-model yang terdampak adalah van Hiace, Fortuner, Innova, dan SUV Lexus LX500D.
Kejanggalan tersebut terjadi selama pengujian keluaran tenaga kuda untuk sertifikasi tiga model mesin diesel untuk mobil yang ditugaskan Toyota ke TICO.
Selama pengujian sertifikasi, kinerja keluaran tenaga kuda mesin diukur menggunakan ECU dengan perangkat lunak yang berbeda dari yang digunakan untuk produksi massal sehingga hasilnya dapat diukur untuk membuat nilai tampak lebih halus dengan variasi yang lebih sedikit.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Skandal mesin diesel Toyota tidak berdampak untuk Indonesia
Pewarta : Chairul Rohman
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Toyota janji kembalikan uang konsumen hybrid, nominalnya capai Rp13 juta
19 February 2025 21:09 WIB, 2025
Koordinator Nasional Poros Muda NU soroti kasus hukum konsumen Toyota
12 February 2025 10:20 WIB, 2025
Konsumen desak klarifikasi Akio Toyoda soal standar mutu Kijang Innova
03 February 2025 8:02 WIB, 2025
Elnard Peter, konsumen Toyota terus perjuangkan proses hukum maladministrasi yang dihadapinya
01 February 2025 9:20 WIB, 2025
Sri Paus Fransiskus menggunakan Innova Zenix selama kunjungan di Indonesia
03 September 2024 18:06 WIB, 2024