Jogja (ANTARA Jogja) - Dua dari tujuh calon rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tersingkir karena gagal memperoleh suara signifikan dalam rapat pleno gabungan Senat Akademik dan Majelis Guru Besar universitas itu.
"Dua calon rektor itu adalah Hartono dan Hafizurrahman. Hartono mendapatkan 14 suara, sedangkan Hafizurrahman nol suara," kata Ketua Majelis Guru Besar (MGB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Widyastuti di Yogyakarta, Kamis.
Dengan demikian, menurut dia, keduanya tidak lolos mengikuti proses seleksi selanjutnya. Proses pemilihan selanjutnya akan diikuti lima calon rektor UGM.
"Kelima calon rektor itu adalah Pratikno yang memperoleh 146 suara, Marsudi Triatmodjo (81 suara), Djagal Wiseso Marseno (66 suara), Danang Parikesit (54 suara), dan Suryo Hapsoro Tri Utomo (35 suara)," katanya.
Ia mengatakan tingkat kehadiran anggota MGB dalam rapat pleno pemilihan calon rektor itu cukup lumayan, karena banyak di antara anggota MGB yang terkendala faktor fisik dan usia yang berhalangan hadir memberikan hak suaranya.
"Sekitar 72 persen anggota MGB telah menggunakan hak suaranya. Tingkat dukungan anggota MGB dalam memberikan suaranya cukup signifikan dibandingkan dengan rapat pleno dua bulanan yang dihadiri sekitar 40-an persen anggota saja," katanya.
Ketua SA UGM Marsetyawan mengatakan rapat pleno tersebut menentukan lima dari tujuh calon yang lolos seleksi administrasi. Rapat pleno itu dengan agenda tunggal pemilihan tujuh menjadi lima calon rektor UGM.
"Dari total 250 anggota MGB, sebanyak 181 anggota yang menggunakan hak suaranya dan dari total 79 anggota SA, sebanyak 77 orang telah menggunakan hak suaranya," katanya.
Menurut dia, kelima calon rektor terpilih itu selanjutnya akan mengikuti proses seleksi pemilihan tiga besar calon rektor di hadapan rapat pleno gabungan SA dan MGB yang berlangsung pada 19 Maret 2012.
"Mereka akan menyampaikan visi dan misi serta mengikuti proses tanya jawab dengan panelis yang terdiri atas pimpinan SA, MGB, Majelis Wali Amanat (MWA), dan mantan rektor UGM," katanya.
Sementara itu, Ketua MWA UGM Sofian Effendi mengatakan proses tahapan awal pemilihan calon rektor UGM periode 2012-2017 berlangsung lancar dan aman.
Menurut dia, hasil pemilihan calon rektor UGM pada tahap awal itu sangat rasional, karena berdasarkan aspirasi masyarakat kampus.
"Jumlah suara yang diberikan sesuai dengan kualitas rektor yang diinginkan. Pada 19 Maret 2012 akan diketahui tiga besar calon rektor UGM, kemungkinan urutan calon rektor bisa berubah tetapi tidak banyak," katanya. (B015)
Dua calon rektor UGM tersingkir
Dua calon rektor itu adalah Hartono dan Hafizurrahman
