
Paguyuban XT-Square komitmen terus membuka kios

Jogja (Antara Jogja) - Paguyuban pedagang XT-Square yang baru saja terbentuk berkomitmen untuk terus membuka kios, khususnya di zona kerajinan untuk menampilkan citra positif bagi pasar seni dan kerajinan tersebut kepada calon konsumen.
"Akhir-akhir ini, banyak pedagang yang terus mengeluhkan sepinya pengunjung di pasar seni dan kerajinan ini. Meskipun kami optimistis, namun jika berbulan-bulan sepi pembeli, maka semangat itu bisa luntur. Karenanya, kami membentuk paguyuban ini," kata Ketua Paguyuban Pedagang XT-Square Triharso Wibowo di Yogyakarta, Minggu.
Ia mengatakan, dari sekitar 200 penyewa kios di zona kerajinan, saat ini hanya tersisa sekitar 50 penyewa yang masih terus membuka kiosnya.
"Soft launching" pasar seni dan kerajinan itu dilakukan pada 20 Desember 2013 dengan membuka zona kerajinan, sedangkan zona kuliner dan toko kerajinan dalam proses operasional.
Menurut dia, untuk bisa memajukan XT-Square, dibutuhkan konsistensi dari seluruh pedagang untuk membuka kiosnya agar calon konsumen tidak kecewa saat berkunjung ke pasar seni dan kerajinan tersebut.
Oleh karena itu, lanjut dia, paguyuban akan mencoba mengajak seluruh penyewa kios untuk kembali membuka usahanya bahkan pedagang akan saling membantu menunggu kios.
Triharso menambahkan, meskipun ada ratusan pengunjung yang datang ke XT-Square karena ada sebuah kegiatan yang dilakukan di pasar seni dan kerajinan tersebut, namun hal tersebut belum mampu mendongkrak penjualan di zona kerajinan.
Ia berharap, manajemen XT-Square bisa bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendatangkan wisatawan agar berbelanja di pasar tersebut karena wisatawan luar daerah sangat menyukai cenderamata kerajinan khas Yogyakarta.
"Beberapa waktu lalu, ada dua bus wisatawan asal Tasikmalaya yang didatangkan ke XT-Square dan wisatawan tertarik berbelanja kerajinan di sini," katanya.
Sementara itu, Direktur Operasional dan Pemasaran PD Jogjatama Vishesha selaku pengelola XT-Square Widihasto Wasanaputra mengatakan, siap bekerja sama dengan paguyuban pedagang untuk memajukan XT-Square.
"Kami terus melakukan pembenahan. Saat ini, tengah kami fokus di internal dan menata zona kuliner indoor serta pertokoan," katanya.
Promosi secara intensif termasuk bekerja sama dengan biro perjalanan wisata, lanjut dia, bisa dilakukan secara intensif apabila seluruh zona sudah terisi.
(E013)
Pewarta : Oleh Eka Arifa Rusqiyati
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
