Memorial Jenderal Besar Soeharto di Bantul diresmikan

id memorial jenderal besar soeharto

Memorial Jenderal Besar Soeharto di Bantul diresmikan

Probosutedjo dan Siti Hardiyanti Rukmana bersama Patung Soeharto di rumah kelahiran Soeharto di Kemusuk, Kabupaten Bantul, DIY (Foto Antara/Sidik)

Bantul (Antara Jogja) - Memorial Jenderal Besar H.M Soeharto yang dibangun di tempat kelahiran mantan Presiden RI di Dusun Kemusuk, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diresmikan, Sabtu.

Memorial di atas lahan seluas 3.620 m2 itu terdiri atas bangunan Joglo seluas 600 m2, Rumah Notosudiro - eyang buyut Soeharto seluas 475 m2, rumah Admosudiro - eyang Soeharto seluas 250 m2 dan petilasan tempat lahir Soeharto seluas 63 m2.

"Memorial ini dimaksudkan untuk mengenang jasa dan pengabdian Jenderal Besar HM Soeharto kepada bangsa dan negara RI," kata Adik kandung HM Soeharto, Probosutedjo dalam pers release kepada wartawan di sela peresmian.

Selain jasa dan penghargaan, kata Probosutedjo memorial ini juga sebagai penghargaan terhadap prestasi dan keberhasilan yang telah mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat, maju dan sejahtera.

"Kami semua berharap semua nilai-nilai kejuangan yang terkandung di dalamnya menjadi pelajaran dan sumber inspirasi bagi generasi penerus," kata penggagas pembangunan memorial itu.

Probo mengatakan, Soeharto lahir pada 8 Juni 1921 dari pasangan Kertosudiro dan Sukirah, keluarga petani desa yang tidak memiliki sejengkal tanah sawah, tetapi tidak disangkanya bisa menjadi Bapak Pembangunan dan Presiden RI.

"Tentunya generasi penerus sejarah atau para peneliti sejarah akan dapat melihat realitas Pak Harto sebagai aktor sejarah yang ternyata sebagai anak desa dari kalangan petani," katanya.

Peresmian, selain dihadiri putra almarhum Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana dan kerabatnya, juga dihadiri mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Jenderal TNI Purn Wiranto.

Turut hadir sejumlah pejabat negara saat ini seperti Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M. Nuh, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono dan Menteri Pertahanan Pramono Yusgiantoro.

(KR-HRI)

Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.