Logo Header Antaranews Jogja

Kunjungan turis ke Bali terbanyak dari Australia

Jumat, 9 Agustus 2013 14:14 WIB
Image Print
wisatawan mancanegara kunjungi objek wisata di Bali (antaranews.com)

Denpasar (Antara Jogja) - Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali didominasi dari Australia sebanyak 383.475 orang atau 25,68 persen dari 1,49 juta wisatawan mancanegara yang datang ke Pulau Dewata selama periode Januari-Mei 2013.

"Masyarakat negeri Kangguru itu berwisata ke Bali meningkat 3,23 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 371.473 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, I Gede Suarsa di Denpasar, Jumat.

Ia mengatakan, Australia menempati urutan teratas dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke Bali yang sebagian besar datang melalui Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya.

"Mereka yang datang melalui pelabuhan laut hanya tercatat 5.866 orang yang umumnya datang dengan menumpang kapal pesiar," ujar Gede Suarsa.

Masyarakat Australia semakin banyak berwisata ke Bali, karena mereka menganggap Bali sebagai "rumahnya kedua".

Kondisi itu menjadikan negeri Kangguru mampu memberikan kontribusi lebih dari seperempat dari total kunjungan wisman ke Pulau Dewata.

Bali menetapkan sasaran untuk mampu menggaet kunjungan wisman sebanyak 2,8 juta orang selama tahun 2013, lebih rendah dari realisasi kunjungan tahun 2012 yang tercatat 2,94 juta orang.

Sasaran tersebut optimis dapat tercapai, mengingat Pemerintah Provinsi Bali mengimbanginya dengan berbagai upaya antara lain promosi yang lebih intensif ke negara-negara potensial pemasok turis ke Pulau Dewata.

Gede Suarsa menambahkan, dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke Bali, delapan negara di antaranya meningkat signifikan dan hanya dua negara masyarakatnya berkurang ke Pulau Dewata.

Kedelapan negara yang masyarakatnya semakin banyak berliburan ke Pulau Bali selain Australia juga China meningkat 15,09 persen, Jepang 17,83 persen, Malaysia 11,35 persen, Singapura 14,14 Persen, Taiwan 9,05 Persen, Amerika Serikat 10,79 Persen dan Prancis 0,24 Persen.

Sedangkan dua negara yang masyarakatnya berkurang ke Bali meliputi Korea Selatan 2,42 persen dan Inggris 5,43 persen, ujar Gede Suarsa.

(I006)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026