Gunung Kidul (Antara Jogja) - Kepolisian Resor Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengintensifkan razia di sejumlah warung internet dan "game online" untuk mengantisipasi pelajar membolos.
Kapolres Gunung Kidul AKBP Faried Zulkarnaen di Gunung Kidul, Jumat mengatakan tujuan diadakan razia ini supaya pelajar tidak menyalahgunakan warung internet (warnet) dan lokasi "game online" untuk perbuatan negatif seperti melihat film porno.
"Jika polisi menemukan siswa memanfaatkan warnet untuk hal-hal yang negatif langsung dibawa ke Polres untuk dilakukan pembinaan dan diserahkan ke sekolah dan orang tua," kata Faried.
Ia mengatakan kegiatan razia ini dilakukan oleh Satuan Unit Sabhara. Kegiatan ini cukup efektif untuk mencegah pelajar untuk membolos.
Lokasi yang dirazia Unit Sabara yakni jalan Sumarwi, Wonosari. Razia diteruskan ke warnet di sekitar Kepek, Wonosari. Kemudian sepanjang Jalan Veteran, Kepek, Wonosari. Namun petugas tidak menemukan pelajar yang membolos.
Namun, petugas kepolisian menemukan salah satu game online, dan menemukan ada beberapa anak yang bermain. Namun mereka berdalih jika jam pelajaran sudah selesai.
Kanit Dalmas Polres Gunung Kidul Ipda Laode Habibi Ade mengatakan operasi ini sesuai dengan surat perintah dari kapolres Gunung Kidul, untuk memantau warnet pada saat jam sekolah.
"Dua tempat ditemukan, dua anak sekolah, dengan alasan sudah libur. Namun kami tetap akan memberikan imbauan. Kami mendata dan memberikan imbauan supaya tidak di warnet dan game online saat jam sekolah," kata dia.
(KR-STR)
