Logo Header Antaranews Jogja

Bantul akui pemantauan penyembelihan kurban belum maksimal

Jumat, 25 September 2015 16:53 WIB
Image Print
Ilustrasi pemotongan hewan (beritadaerah.com)

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengakui pemantauan petugas kesehatan terhadap proses penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1436 Hijriah belum maksimal.

"Pada Idul Adha kali ini kami menurunkan sekitar 150 petugas pemantau, yang kami bagi wilayah pantauannya, memang belum maksimal karena keterbatasan petugas," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul Agus Rahmat Susanto di Bantul, Jumat.

Menurut dia, sekitar 150 petugas pemantau penyembelihan hewan kurban tersebut terdiri dari sekitar 100 petugas kesehatan hewan dari dinas, dan 50 relawan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ia mengatakan, jumlah tersebut masih belum ideal untuk bisa menjangkau seluruh lokasi penyembelihan kurban di Bantul yang diprediksikan mencapai sebanyak 1.688 lokasi atau sama dibandingkan dengan lokasi penyembelihan kurban pada Idul Adha 1435 H/2014.

Ia mengatakan, Bantul idealnya membutuhkan sekitar 400 petugas pemantau untuk menjangkau seluruh lokasi, sehingga dengan keterbatasan petugas pemantau tersebut, memaksa petugas bergerak `mobile` sehingga tidak akan berlama-lama berada di satu lokasi.

"Namun kami tetap maksimalkan, ini bukan masalah anggaran, kemarin (sebelum Idul Adha) kami minta agar mahasiswa yang dilibatkan lebih dari 50 orang, tapi ternyata di Bantul cuma segitu," kata Agus.

Agus mengatakan, meski pemantauan kurang maksimal, namu pihaknya sudah mengantisipasi dengan memaksimalkan pelatihan kepada takmir masjid agar bisa menjaga kesehatan daging kurban hewan dengan cara penyembelihan yang benar.

"Masyarakat sekarang ini lebih proaktif untuk belajar, kesadaran takmir masjid juga bagus, sebelumnya sudah ada pelatihan juru sembelih halal," kata dia.

Sementara itu, sesuai laporan sementara yang diterima dari petugas pemantau penyembelihan hewan kurban dari 375 lokasi tersebar di 20 kelurahan ada sebanyak 3.272 hewan dengan rincian sapi berjumlah 1.154 kambing, 946 kambing, dan 1.172 domba.

Dari laporan tersebut, setidaknya ada 35 sapi yang mengidap cacing hati, kemudian enam kambing dan tiga domba."Kalau sudah kena cacing hati, hatinya saja yang dibuang, tapi kalau dagingnya secara keseluruhan tidak masalah," kata dia.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026