
Bupati : PNS harus netral dan profesional

Sleman (Antara Jogja) - Penjabat Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gatot Saptadi mengingatkan seluruh pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah daerah setempat agar selalu menjaga netralitas serta mewujudkan soliditas dan profesionalisme.
"Terlebih lagi dalam waktu dekat ini Sleman akan menghadapi pesta demokrasi untuk memilih kepala daerah," kata Gatot Saptadi saat menyerahkan SK kenaikan pangkat dan jabatan PNS Golongan Va-VIb, Selasa.
Menurut dia, dengan tidak memihak pada kepentingan politik manapun, aparatur birokrasi akan mampu bekerja secara professional, bebas dari suara kepentingan politik manapun.
"Selain itu dengan menjaga netralitas maka PNS juga dapat bekerja melayani rakyat dengan sepenuh hati," katanya.
Ia mengatakan, aparatur birokrasi yang memiliki integritas, profesional dan netral serta bebas dari intervensi politik bebas dari praktek KKN dan mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat, merupakan esensi dari amanah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Kenaikan pangkat dan golongan ini juga memberikan tugas dan tanggung jawab yang lebih besar bagi PNS untuk menunjukkan bahwa penerima berhak atas kenaikan pangkat dan jabatan ini. Dengan demikian nantinya dapat dilihat bahwa tingginya pangkat seseorang juga harus disertai dengan pengabdian dan kinerja yang lebih baik," katanya.
Gatot mengatakan, kenaikan pangkat itu bukan merupakan hadiah, melainkan suatu kehormatan dan penghargaan yang diberikan kepada para PNS yang mampu menunjukkan prestasi dan dedikasinya sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
"Pemberian SK kenaikan pangkat dan kenaikan golongan ini merupakan bentuk penghargaan atas kinerja PNS dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada selama ini," katanya.
Ia mengatakan, kenaikan pangkat membawa konsekuensi yang harus dipenuhi, diantaranya peningkatan kualitas diri dan pengetahuan serta kearifan bersikap dan bertindak.
"Tentu bagi yang naik pangkat ini sesuatu yang membanggakan dan patut disyukuri bukan malah untuk bersombong diri sehingga kontraproduktif dengan makna naik pangkat itu sendiri," katanya.
Siapapun orangnya, kata dia, wajar kalau berharap pangkatnya terus naik, karena hal ini juga dapat memberikan peluang dan kesempatan yang lebih baik, baik dari segi karier maupun perubahan pendapatan. Hanya saja yang lebih penting adalah jangan cari-cari pangkat apalalagi memakai cara yang tidak elok dalam memperoleh pangkat.
"Pangkat itu hanya sebuah pengakuan, namun apakah pangkat yang disandang tersebut sejalan dengan kualitas dan kemampuan yang diharapkan pimpinan itu yang lebih penting, jangan sampai pangkatnya memang tinggi tapi justru hanya penghias penampilan tapi tidak mampu berbuat banyak dengan pangkatnya akhirnya bisa menghambat proses kemajuan organisasi," katanya.
(V001)
Pewarta : Oleh Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
