Logo Header Antaranews Jogja

BPS: inflasi DIY pada Juli 0,94 persen

Senin, 1 Agustus 2016 21:35 WIB
Image Print
Ilustrasi inflasi (Foto antaranews.com) (antaranews.com)

Yogyakarta (Antara Jogja) - Badan Pusat Statistik Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat laju inflasi di daerah setempat pada Juli 2016 mencapai 0,94 persen yang banyak dipengaruhi oleh kenaikan harga tiket pesawat terbang.

"Komoditas yang paling mempengaruhi terjadinya inflasi adalah angkutan udara, diikuti daging ayam ras, bawang merah, terif kereta api, dan rekreasi," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Bambang Kristianto di Yogyakarta, Senin.

Bambang mengatakan laju inflasi Juli yang juga bertepatan dengan momentum libur Lebaran mengalami kenaikan signifikan atau dua kali lipat jika dibandingkan Juni 2016 yang masih mencapai 0,43 persen.

Menurut dia inflasi pada Juli terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan dengan naiknya seluruh indeks pengeluaran.

Kelompok pengeluaran yang paling mempengaruhi inflasi adalah kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang naik mencapai 2,62 persen, diikuti kelompok bahan makanan naik 1,56 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,62 persen, kelompik sandang 0,54 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,20 persen, dan kelompok kesehatan 0,06 persen.

Komoditas yang yang mengalami kenaikan harga dan paling tinggi menyumbang inflasi adalah tiket pesawat terbang yang naik 22,36 persen dan memberikan andil 0,32 persen terhadap inflasi.

Selanjutnya diikuti kenaikan komoditas lainnya seperti daging ayam ras yang memberikan andil 0,09 persen terhadap inflasi, bawang merah 0,08 persen, rekreasi 0,05 persen, tarif listrik dan cabai merah 0,03 persen, cabai merah dan angkutan antarkota 0,03 persen.

Adapun beberapa komoditas bahan makanan yang justru menghambat inflasi karena mengalami penurunan harga seperti telur ayam ras, minyak goreng, kacang panjang, tomat, sayur, jeruk, pisang, serta semen.

Dengan inflasi Juli sebesar 0,94 persen, maka inflasi tahun kalender Desember 2015-Juli 2016 sebesar 1,76 persen, dan laju inflasi secara tahunan (year on year) sebesar 3,26 persen.

(L007)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026