DIY dukung upaya peningkatan populasi ikan sidat

id ikan sidat

DIY dukung upaya peningkatan populasi ikan sidat

Ilustrasi ikan sidat (foto istimewa)

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta, mendukung kegiatan pelepasliaran sidat oleh PT Iroha Sidat Indonesia di aliran sungai daerah ini sebagai upaya pelestarian dan peningkatan populasi jenis ikan tersebut.

"Sidat adalah ikan yang bermanfaat, sehingga pelepasan liar sidat oleh perusahaan Iroha ini, harapannya populasi sidat makin lama makin banyak," kata Kepala DKP DIY Sigit Sapto Raharjo disela pelepasan sidat di aliran Sungai Opak Kabupaten Bantul, Rabu.

Menurut dia, selain jenis ikan yang bermanfaat, sidat merupakan ikan yang penting sekali karena kebutuhan sidat di Indonesia rata-rata mencapai sekitar tiga ton per hari atau mencapai seribu ton lebih per tahun.

Sedangkan hingga sekarang ini, kata dia, di Indonesia hanya bisa memproduksi sekitar 10 persennya, sehingga upaya terhadap peningkatan populasi ikan sidat perlu didukung dan terus dilakukan untuk kelestarian ekosistem sidat.

"Untuk ekspor terutama ke negara Jepang itu sangat membutuhkan sekali, sehingga perusahaan Iroha dari Jepang yang berada di Banyuwangi Jawa Timur dengan program pelepasan sidat ini baik sekali," katanya.

Sigit juga mengatakan, untuk mengembangkan ekosistem sidat di wilayah DIY, pemda juga melakukan kerja sama dengan Fakultas Pertanian Jurusan Perikanan UGM agar mendatangkan benih atau anakan sidat ke Yogyakarta.

"Saya juga berharap ini tidak hanya sekadar pelepasan sidat saja, melainkan juga bisa bermanfaat bagi warga sekitar, kemudian saya juga ingin nanti ada inovasi tentang sidat ini untuk apa," katanya.

Sementara itu, Direktur PT Iroha Sidat Indonesia Soetanto mengatakan, ada sekitar 300 kilogram ikan sidat yang dilepasliarkan di sungai-sungai tiga kabupaten DIY dengan satu ekor sidat diperkirakan beratnya sekitar 10 gram.

Menurut dia, pelepasliaran sidat pada periode ini bukan pertama kali dilakukan perusahaan, karena beberapa tahun lalu pihaknya juga melakukan kegiatan serupa yang bekerjasama dengan pemerintah daerah melalui dinas perikanan serta universitas.

"Tidak hanya di Yogyakarta, tahun-tahun sebelumnya kami juga melakukan pelepasan sidat di daerah lain seperti Poso, Sukabumi, Malang selatan. Fokusnya di lokasi-lokasi yang merupakan habitat sidat," katanya.

(KR-HRI)

Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.