Logo Header Antaranews Jogja

Bantul dukung program pengembangan budi daya perikanan

Rabu, 31 Mei 2017 21:44 WIB
Image Print
Ilustrasi budi daya perikanan (antaranews.com)

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendukung program peningkatan ekonomi masyarakat melalui budi daya gurame dan sentra perikanan oleh Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama DIY.

"Tadi ada pertemuan dengan teman-teman dari PWNU DIY, yang intinya ingin membantu dan bersama-sama pemda untuk mengembangkan perikanan," kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Pulung Haryadi usai audiensi dengan PWNU DIY di Bantul, Rabu.

Pengurus Wilayah Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) NU DIY masa khitmah 2017-2022 punya program unggulan bagi upaya peningkatan ekonomi masyarakat dan utamanya kesejahteraan petani melalui budi daya gurame dan sentra perikanan.

Ia mengatakan Bantul sebagai daerah yang punya potensi di sektor budi daya perikanan tentunya sangat mendukung dengan program kesejahteraan masyarakat petani, karena diakui produksi perikanan Bantul juga belum maksimal.

"Itu karena dirasakan produksi perikanannya belum maksimal, kemudian tingkat konsumsi masyarakat akan ikan juga belum maksimal. Untuk caranya bermacam misalnya dengan demplot (percontohan)," katanya.

Ia mengatakan cara lain dengan memberikan pemahaman kepada sumber daya manusia (SDM) dari kalangan nahdiyin tentang perikanan dan memberikan pendidikan berkaitan dengan bagaimana cara budidaya ikan yang baik.

Sementara itu, Ketua PW LPPNU DIY Beny Susanto mengatakan meskipun secara konstitusional menjadi mandat negara atau tugas pemerintah, namun dalam konteks ini PW LPPNU bermaksud membangun kemitraan untuk mewujudkan niat mulia bagi peningkatan kesjahteraan.

"Kita memiliki `resources`, lahan, sementara Pemkab Bantul memiliki kebijakan, anggaran dan tenaga ahli sehingga bukanlah mimpi tetapi bisa menjadi kerja sama yang konstruktif dan produktif bagi petani," katanya.

Ia mengatakan lembaganya juga telah melakukan riset dan eksperimen bahwa budi daya gurame, pembangunan sentra perikanan sangat mungkin dikembangkan, terlebih dengan peningkatan sektor pariwisata, kuliner dan kebutuhan ikan segar masih jauh dari memadai.

"Kami optimistis program ini jika terlaksana dengan optimal akan banyak sentra perikanan, budi daya gurame sehingga meningkatkan tingkat aksesibilitas ikan yang lebih luas," katanya.

(T.KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026