BPBD kukuhkan tim SSB SMK Muhammadiyah Prambanan

id Sekolah Siaga Bencana,BPBD Sleman

BPBD kukuhkan tim SSB SMK Muhammadiyah Prambanan

Suasana Gladi Lapang dan Pengukuhan Sekolah Siaga Bencana (SSB) di SMK Muhammadiyah Prambanan, Sleman. (Foto dok Humas Sleman)

Sleman (Antaranews Jogja) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabuapten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Geladi Lapang Sekolah Siaga Bencana di SMK Muhammadiyah Prambanan dan mengukuhkan Tim Siaga Bencana di sekolah tersebut, Rabu.

Bupati Sleman Sri Purnomo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sleman Joko Supriyanto mengucapkan selamat kepada SMK Muhammadiyah Prambanan atas terbentuknya Tim Siaga Bencana di lingkungan sekolah itu.

"Diharapkan Tim Siaga Bencana tersebut terus meningkatkan wawasan kebencanaan dan menjadi agen penanggulangan bencana. Tidak hanya di lingkungan sekolah tapi juga di lingkungan masyarakat," katanya.

Menurut dia, paradigma penanggulangan bencana tidak lagi dititikberatkan pada penanganan kedaruratan. Penanggulangan bencana juga merupakan upaya pengurangan risiko bencana.

"Karenanya diharapkan mitigasi bencana harus menjadi bagian dari budaya dan kearifan lokal masyarakat Sleman. Mitigasi bencana harus diperkenalkan dan diajarkan di bangku sekolah, bahkan sejak jenjang paling bawah," katanya.

Kepala SMK Muhammadiyah Prambanan Iskak Riyanto berharap, siswa mampu memahami upaya yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.

"Sehingga ketika benar-benar terjadi bencana dapat diminimalisir jatuhnya korban. Jadi seperti di negara maju, Eropa dan Amerika itu ketika ada bencana besar seperti itu korbannya cuma sedikit. Harapan kami anak-anak yang telah mengikuti simulasi penanggulangan bencana ini tidak menjadi korban ketika bencana terjadi," katanya.

Dengan dikukuhkannya SMK Muhammadiyah Prambanan itu, Kabupaten Sleman telah memiliki 51 SSB.

Pada 2018, Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan pembentukan delapan SSB. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sleman juga telah membentuk 36 Desa Tangguh Bencana (Destana).

Seperti halnya SSB, Pemerintah Kabupaten Sleman juga menargetkan untuk membentuk delapan Destana pada 2018.
(U.V001) 07-03-2018 15:26:41
Pewarta :
Editor: Agus Priyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2024