Bupati Bantul minta masyarakat tak pesta kembang api saat malam tahun baru

id Pemkab Bantul ,Imbauan tak pesta kembang api ,Perayaan tahun baru

Bupati Bantul minta masyarakat tak pesta kembang api saat malam tahun baru

Kantor Bupati Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Abdul Halim Muslih telah mengeluarkan surat edaran tentang imbauan agar masyarakat di daerah itu tidak menggelar pesta kembang api atau petasan dalam merayakan malam pergantian tahun.

"Imbauan kepada seluruh masyarakat, selama perayaan tahun baru 2026 tidak melakukan konvoi kendaraan, penggunaan petasan atau kembang api yang berlebihan," kata Bupati Halim dalam keterangannya di Bantul, Rabu.

Surat edaran tersebut dikeluarkan dan disampaikan kepada kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta masyarakat, di Bantul dalam rangka menjaga ketenteraman, ketertiban, dan kondusivitas di wilayah Kabupaten Bantul.

Selain itu, kata dia, untuk menumbuhkan rasa empati kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta wilayah lainnya.

"Masyarakat juga agar tidak melakukan kegiatan lain yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, serta menjaga kondusivitas lingkungan di wilayah masing masing," katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, masyarakat dalam merayakan pergantian tahun baru 206 hendaknya melakukan dengan kegiatan yang positif secara sederhana dan tidak berlebihan.

"Dan tidak melakukan kegiatan perayaan yang berpotensi menimbulkan gangguan ketenteraman dan ketertiban umum," katanya.

Sementara dalam melakukan pengamanan perayaan pergantian tahun baru di Bantul, pihaknya juga berkoordinasi dengan Satpol PP dan Polres Bantul untuk melakukan langkah-langkah antisipasi agar perayaan tahun baru berjalan aman dan kondusif.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.