Bantul dorong pelestarian batik pewarna alami

id batik pewarna alami

Bantul dorong  pelestarian batik pewarna alami

Ilustrasi kain batik dengan pewarna alami (Foto antarafoto.com)

Bantul (Antaranews Jogja) - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus mendorong upaya pelestarian batik tulis pewarna alami oleh pembatik Giriloyo, Desa Wukirsari.

"Kita jauh sebelum ditargetkan provinsi (DIY), sudah ada kegiatan pelatihan utama pewarna alami bagi perajin batik Giriloyo," kata Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Bantul Kesi Irawati di Bantul, Rabu.

Menurut dia, Pemda DIY memang menargetkan bahwa Kampung Batik Giriloyo menjadi sentra batik tulis pewarna alami dan menjadi 'pilot project' bagi daerah lain, agar batik tulis yang menjadi warisan budaya Indonesia itu dilestarikan.

Ia mengatakan, bahkan pelatihan pewarna alami batik di Giriloyo sudah dimulai sejak 2015 bekerja sama dengan Balai Batik dan Kerajinan di DIY agar para industri kecil menengah (IKM) perajin batik Bantul menggunakan pewarna alami.

"Jadi warna hijau dari daun mangga, tapi kalau pewarna alami yang berasai dal tumbuhan indigofera itu menghasilkan warna yang biru, itu sudah kita lakukan sejak 2015 sampai sekarang, artinya sudah diupayakan bertahap," katanya.

Kesi menjelaskan, pelatihan pewarnaan alami batik sendiri biasanya melibatkan sekitar 20 orang dalam satu kelompok, dan pelatihan sudah menyasar ke beberapa kelompok perajin batik Giriloyo yang punya rumah produksi batik.

"Tentu tidak bisa kemudian 180 derajat berubah, karena konsumen itu kadang melihat pasaran juga seleranya itu berbeda. Jadi tidak bisa frontal, apalagi penggunaan pewarna alami itu konsekuensi warnanya agak 'soft'," katanya.

Ia mengatakan, berbeda dengan batik dengan pewarna sintetis yang terlihat lebih terang."Tentunya dari perajin masih ada yang menggunakan pewarna sintetis, tapi kami sudah fasilitasi untuk pelatihannya," katanya.

Dia mengatakan, ketika Kampung Batik Giriloyo sudah menjadi proyek percontohan sentra batik tulis pewarna alami itu, nantinya akan ada fasilitasi baik sarana maupun proses pembuatan pewarna alami dengan melibatkan institusi lain.

"Dengan Bappeda sudah koordinasi, juga dengan UPN untuk membuat pasta pewarna alami, artinya (pewarna) dari tanaman itu bisa dalam bentuk pasta, kita juga ada anggaran untuk pelatihan rutin. Jadi kita mendukung untuk target pewarnaan alami di Giriloyo," katanya.

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.