Instiper hasilkan SDM kompeten revolusi industri

id Instiper

Peringatan Dies Natalis ke-60 Instiper Yogyakarta (Foto Istimewa)

Yogyakarta (Antaranews Jogja) - Institut Pertanian Stiper Yogyakarta siap menghasilkan sumber daya manusia atau alumni-alumni yang berkompeten menghadapi era perkembangan teknologi revolusi industri 4.0 melalui sistem pembelajaran yang selaras. 
     
"Saat ini Instiper menghadapi tantangan jaman pada era generasi milenial dan disrupsi teknologi, dimana dari segi mahasiswa kita menghadapi generasi baru dan berbeda, sehingga kita dituntut untuk menghasilkan SDM kompeten yang selaras dengan teknologi Revolusi Industri 4.0," kata Rektor Instiper Yogyakarta Purwadi di Instiper Yogyakarta, Senin.
       
Oleh sebab itu, Rektor dalam Pidato peringatan Dies Natalis Instiper Yogyakarta Ke-60 di Grha Instiper mengatakan, Instiper harus bertransformasi dan mulai tahun 2018 telah mulai berjalan program New INSTIPER with Advanced Technology 18-23 (NIwAT 18-23).
     
Menurut dia, NIwAT 18-23 telah diresmikan dihadapan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) pada 7 Maret 2018 bersamaan dengan peresmian Grha perguruan tinggi pertanian tertua di Yogyakarta tersebut. 
     
"Dengan begitu, desain kurikulum dan teknik pembelajaran (business process) telah berubah dan model tata kelola manajemen juga berubah (business model)," kata Rektor. 
     
Rektor menjelaskan, dalam rangka memenuhi kebutuhan NIwAT 18-23 telah dikembangkan infrastruktur pendidikan fasilitas laboratorium, perpustakaan digital, alat-alat pembelajaran termasuk fasilitas pendukung bagi pengembangan tata kehidupan kampus modern yang penuh dinamika dalam sebuah keharmonian.
     
"Dalam pembinaan kemahasiswaan juga terus dikembangkan dan disiapkan transformasi, apabila pengembangan mahasiswa dahulu berbasis unit kegiatan mahasiswa, maka akan dikembangan kelompok mahasiswa berbasis hobi-profesi," kata dia.
     
Pengembangan kelompok-kelompok mahasiswa berbasis hobi-profesi dalam mendukung profesionalisme itu seperti dikembangkannya kelompok Instiper Drone Academy, Instiper Robotic Academy, Instiper Beverage Academy, Instiper Smart Forest Academy, Instiper Smart Greenhouse Academy dan lainnya.
     
"Ini bukan berati akan mengurangi peran Unit Kegitan Mahasiswa (UKM), tapi merupakan pengembangan kelompok-kelompok minat kecil, dimana pada saatnya kalau sudah besar akan berkembang menjadi UKM," katanya. 
       
Rektor juga mengatakan, dalam upaya pemantapan pengembangan Instiper melalui program NIwAT 18-23,  pada Dies juga disampaikan pidato mengambil tema Transformasi Perguruan Tinggi (Pertanian) di Era Revolusi Industri 4.0 oleh Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Ismunandar. 
     
Rektor mengatakan, pertumbuhan Instiper perlu diteruskan, program NIwAT 18-23 perlu dilakukan secara konsisten karena menjadi titik awal peningkatan kinerja proses pembelajaran yang berujung pada peningkatan kualitas.
     
"Untuk itu dalam rangka Dies Natalis ke 60 Instiper Yogyakarta ini marilah semua civitas akademika terus menerus melakukan perubahan dan inovasi secara berkelanjutan melalui program NIwAT 18-23 untuk menyongsong Instiper hebat, yang lebih berjaya," katanya
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar