"Java Promo" selenggarakan "Java Heritage Culinary 2018"

id Candi Prambanan

Pengunjung berada di kawasan wisata Candi Prambanan, DI Yogyakarta. (Foto ANTARA/Andreas Fitri Atmoko/16.)

Sleman, (Antaranews Jogja) - "Java Promo" yang merupakan ajang kerja sama kabupaten/kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta bidang pariwisata menggelar pertemuan bupati/walikota bertajuk "Java Heritage Culinary 2018", di Komplek Candi Prambanan, Sabtu.
   
 "Kegiatan ini untuk meningkatkan potensi pariwisata lokal sebagai primadona di setiap daerah wisata di daerah yang tergabung dalam 'Java Promo'," kata Ketua Sekretariat bersama Forum "Java Promo" Sumadi.
   
 Pada kesempatan tersebut sekaligus diakan talkshow, pameran kuliner khas daerah anggota 'Java Promo", lomba memasak soto, dan Lomba "Kopi Latte Art".
     
Menurut Sumadi, dipilihnya Candi Prambanan pada 2018 ini untuk kembali menyegarkan bahwa letak Candi Prambanan diantara Jateng dan DIY.
   
 "Jadi peran kerja sama antardaerah sangat penting demi kemajuan sektor pariwisata yang lokasinya terdapat di dua atau lebih daerah pemerintahan. Pembangunan pariwista tidak di batasi oleh sekat wilayah, tapi kerja sama antardaerah," katanya.
   
 Ia berharap, dengan diselenggarakannya pertemuan tersebut dapat kembali meningkatkan kinerja anggota untuk berperan aktif demi meningkatkan promosi bersama potensi daerah tersebut.
   
 Assiten Deputi Pengembangan Wisata Budaya Deputi Bidang Industri dan Kelembagaan Kementrian Pariwisata RI Oneng Setya Harini mengatakan di era sekarang, pengembangan produk wisata lebih kepada destinasi yang kekinian.
 
    'Karena 70 persen konsumen pariwisata adalah kaum milenial. Maka daripada itu, destinasi wisata pun menyesuaikan dengan kebutuhan kaum milenial, misal tempat yang 'instagenic' untuk agar dapat dipamerkan di media sosial," katanya.
   
 Forum kerja sama "Java Promo" yang berdiri sejak 2002 mengkolaborasikan potensi wisata dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Bantul, Kabupaten Klaten dan Kabupaten Temanggung.
   
 Selain itu Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Wonosobo.
 
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar