Disbud Sleman tayangkan pertunjukan wayang orang "Anoman Kembar" secara daring

id Disbud Sleman,Wayang wong,Anoman,Anoman Kembar,Kabupaten Sleman,Sleman

Disbud Sleman tayangkan pertunjukan wayang orang "Anoman Kembar" secara daring

Ilustrasi - Pemain Wayang Orang Sriwedari mementaskan lakon Tibaning kamulyansih yang disiarkan secara daring di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/6/2020). ANTARA FOTO/Maulana Surya/aww.

Sleman (ANTARA) - Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta akan menayangkan pertunjukan wayang orang secara daring melalui kanal Youtube instansi itu dengan lakon "Anoman Kembar" pada Sabtu (6/6), pukul 20.00 WIB.

"Meskipun tidak terkait langsung dengan aksi penanganan pandemi COVID-19, namun kami berupaya untuk turut memberikan andil dan kontribusi nyata dalam membantu menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan masyarakat," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara di Sleman, Jumat.

Ia menjelaskan upaya tersebut di antaranya memberikan hiburan secara rutin yang berupa atraksi budaya secara daring agar masyarakat merasa betah dan nyaman tinggal di rumah saat pandemi COVID-19.

"Kami juga menekankan pada ajakan untuk mengimplementasikan beberapa pitutur luhur yang notabene merupakan modal sosial yang fundamental bagi masyarakat Jawa pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya," katanya.

Ia mengatakan di antara beberapa pitutur luhur tersebut, "eling lan waspada" yang mengamanatkan masyarakat senantiasa menyadari bahwa apa-apa yang diberikan Tuhan kepada manusia pada dasarnya ujian untuk bisa menempuh kehidupan yang lebih baik pada masa mendatang.

"Termasuk adanya pandemi COVID-19 ini juga merupakan ujian agar manusia senantiasa bisa menjalani kehidupan dengan menekankan pada pola hidup bersih dan sehat dan senantiasa waspada dengan berbagai kemungkinan dengan bersikap secara arif dan bijaksana dengan menekankan pada kebaikan bersama dan bukan saling merasa egois mementingkan dirinya sendirinya sendiri," katanya.

Selain itu, katanya, tata nilai dan norma kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi modal sosial yang fundamental bagi bangsa Indonesia, maka dalam menghadapi pandemi COVID-19 perlu dikokohkan dan ditumbuhkembangkan kembali.

"Jangan sampai dengan adanya pandemi COVID-19 ini justru semangat kebersamaan dan gotong royong antarwarga masyarakat justru malah melemah atau bahkan luntur," katanya.

Ia mengajak masyarakat menyaksikan pementasan wayang orang secara daring melalui kanal Youtube Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman itu, pada Sabtu (6/6) malam.

"Di rumah aja bersama Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman. Ayo kita tetap berkomitmen menaati protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi COVID-19, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan sabun dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar