
UPT Logam Kota Yogyakarta direvitalisasi guna perkaya pelayanan

Yogyakarta (ANTARA) - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Logam Kota Yogyakarta, DIY, memanfaatkan dana alokasi khusus untuk merevitalisasi sarana dan prasarana gedung dengan tujuan memperkaya pelayanan di institusi tersebut.
"Kami baru pertama kali memperoleh dana alokasi khusus (DAK) dari pusat yang kemudian digunakan untuk renovasi gedung dan juga pengadaan mesin serta peralatan," kata Kepala UPT Logam Kota Yogyakarta Nafiul Minan di Yogyakarta, Rabu.
Dana alokasi khusus yang diperoleh UPT Logam Yogyakarta mencapai Rp11,9 miliar yang digunakan untuk renovasi gedung sebanyak Rp5 miliar dan sisanya untuk pengadaan mesin.
Proses revitalisasi diharapkan sudah dapat diselesaikan pada November 2022.
Menurut dia, fungsi pelayanan di UPT Logam tidak hanya difokuskan pada permesinan saja tetapi juga akan dikembangkan sebagai creative hub, learning hub, manufacturing hub, dan productive hub.
"Akan ada tambahan berbagai program dan kegiatan yang akan dikembangkan," katanya.
Ia berharap keberadaan UPT Logam dengan fungsi yang lebih kaya tersebut dapat mendorong kemajuan industri kecil menengah di Kota Yogyakarta.
"Pelaku IKM tidak hanya menjadi pembuat saja tetapi bisa menjadi ‘artisan’ sehingga kesejahteraan pun meningkat," katanya.
Sementara itu, Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya mengatakan UPT Logam perlu terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat khususnya pelaku IKM dalam pengembangan fungsi pelayanan.
"Penambahan fasilitas dan program kegiatan akan mendukung pengembangan UPT sebagai sentra riset dan inovasi sehingga bisa mendukung pengembangan IKM di Yogyakarta," katanya.
Pewarta : Eka Arifa Rusqiyati
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
