Manokwari (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Papua Barat telah mengirim 48 guru mengikuti program keahlian ganda di Balai Besar Teknologi Vokasi untuk mengisi kekurangan guru vokasi atau guru jurusan, khususnya di SMK se-Papua Barat.
Program ini, kata dia, sudah dijalankan sejak tahun 2021 di mana pada tahun itu sudah ada 16 guru yang dikirim untuk dilatih sehingga totalnya hingga saat ini mencapai 64 guru.
Ia menjelaskan para guru tersebut mengikuti pelatihan dengan waktu satu hingga tiga bulan.
Dinas Pendidikan Papua Barat dipastikan memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan para guru.
