Orang Muda Ganjar bantu material untuk perbaiki jalan rusak di Dusun Jombor

id orang muda ganjar

Orang Muda Ganjar bantu material untuk perbaiki jalan rusak di Dusun Jombor

Orang Muda Ganjar (OMG) memberikan bantuan material untuk memperbaiki jalan rusak di Dusun Jombor, Srilmulyo, Piyungan, Bantul (ANTARA/HO-OMG)

Yogyakarta (ANTARA) - Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam kelompok Orang Muda Ganjar berkomitmen menebar kebaikan kepada masyarakat luas.

Kali ini, Orang Muda Ganjar (OMG) memberikan bantuan sejumlah material untuk perbaikan jalan di Dusun Jombor, Srimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Koordinator Wilayah (Korwil) OMG Yusuf Radhika mengatakan kegiatan tersebut dilakukan seusai dirinya melihat masyarakat sekitar kesulitan saat melakukan perjalanan.

Oleh karena itu, loyalis Ganjar Pranowo itu langsung bergerak cepat untuk membantu masyarakat sekitar dalam perbaikan jalan tersebut.

"Tujuan kami datang ke sini memberikan bantuan untuk memperbaiki akses mobilitas desa tersebut agar mudah dilewati oleh masyarakat di sini," kata Yusuf Radhika dalam siaran persnya, Sabtu (21/10).

Dia menambahkan, pihaknya mengajak masyarakat sekitar dan sukarelawan OMG untuk memperbaiki jalan tersebut. Hampir ratusan warga ikut bergotong royong untuk memperbaiki jalanan tersebut.

Dia berharap perbaikan jalan itu bisa memudahkan aktivitas warga sekitar, termasuk para siswa.

"Kegiatan gotong royong ini dalam rangka Perbaikan Perawatan Jalan Desa (PPJD). Semoga dengan adanya kegiatan ini (PPJD) bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar," tuturnya.

Menurut Yusuf, kegiatan itu terinspirasi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Pasalnya, Ganjar kerap membantu warga Jateng yang mengalami kerusakan jalan dan kesulitan untuk akses mobilitas.

Angga salah satu warga sekitar mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh sukarelawan OMG Yogyakarta.

Dia mengatakan sejumlah lapisan masyarakat akan segera menikmati jalan yang sudah diperbaiki ini.

"Adanya pembenahan ini seluruh warga di sini termasuk anak-anak sekolah bisa melaluinya," kata Angga.