
PT Mash Moshem Indonesia ungkap cara bangun brand kosmetik yang aman di IFBC 2025 Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA) - Dalam gelaran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2025 yang berlangsung selama tiga hari penuh di Jogja Expo Center (JEC) pada 30 Mei–1 Juni 2025, PT Mash Moshem Indonesia tampil menonjol sebagai mitra maklon kosmetik yang tidak hanya menawarkan layanan produksi, tetapi juga membawa misi edukasi besar bagi industri kecantikan lokal yakni membangun brand kosmetik yang aman, legal, dan tidak berlebihan dalam klaim.
"Booth PT Mash Moshem Indonesia di area Hall A nomor 47–48 JEC dipadati pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari calon entrepreneur, pemilik brand yang ingin ekspansi, hingga pelaku UMKM yang ingin masuk ke dunia kosmetik," kata Business Development PT Mash Moshem Indonesia Bella Novita di sela IFBC 2025 di JEC Yogyakarta, Jumat.
Mash Moshem menawarkan pendekatan interaktif dan edukatif, melalui beberapa layanan onsite yang sangat diminati pengunjung, yaitu konsultasi gratis dengan tim ahli maklon, untuk menjawab pertanyaan seputar produk, formula, dan regulasi, mencoba sampel produk kosmetik, agar calon klien bisa merasakan standar kualitas hasil produksi PT Mash Moshem Indonesia, dan penawaran promo spesial, sebagai dukungan nyata untuk langkah awal beautypreneur lokal.
"Banyak pengunjung mengaku baru menyadari bahwa membangun brand kosmetik membutuhkan fondasi kuat yang lebih dari sekadar desain kemasan dan tren viral," kata Bella Novita.
Salah satu highlight terbesar dari kehadiran PT Mash Moshem Indonesia di IFBC 2025 adalah talkshow edukatif bertajuk "Bisnis Kosmetik Makin Dilirik" yang dilaksanakan pada Sabtu, 31 Mei 2025, pukul 13.00–14.00 WIB.
Talkshow ini menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung, khususnya beautypreneur pemula, karena membahas secara gamblang cara membangun brand kosmetik yang tidak hanya menarik secara tampilan, tetapi juga aman, legal, dan tidak overclaim.
"Kami ingin para pelaku bisnis memahami bahwa membuat brand kosmetik itu bukan hanya soal packaging atau viral marketing. Produk harus memiliki formula yang aman, teruji, dan tidak overclaim. Di sinilah kami sebagai maklon berintegritas hadir—untuk memastikan brand klien kami tidak melanggar aturan dan tetap melindungi konsumennya," katanya.
Ia menjelaskan bahwa sebagai maklon kosmetik, PT Mash Moshem Indonesia bertanggung jawab memastikan bahwa produk klien tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga etis secara komunikasi. Klaim produk disesuaikan dengan hasil uji dan bahan aktif yang digunakan, untuk menghindari misleading ketika melakukan promosi.
PT Mash Moshem Indonesia tidak hanya menyediakan layanan produksi, tetapi juga mendampingi klien dari tahap paling awal, mulai dari riset dan pengembangan formula sesuai kebutuhan pasar, pembuatan desain produk dan kemasan, uji laboratorium dan stability test, dan engurusan semua legalitas seperti BPOM, Halal, Vegan, HKI, hingga HSA Singapore, hingga pendampingan pemasaran produk kosmetik.
Dengan pendekatan menyeluruh ini, klien Mash Moshem diharapkan dapat lebih fokus pada strategi marketing dan pengembangan brand, tanpa terbebani proses teknis dan legalitas yang kompleks.
Seluruh partisipasi PT Mash Moshem Indonesia di IFBC 2025 menunjukkan bahwa perusahaan ini hadir bukan hanya sebagai penyedia jasa maklon, tetapi juga sebagai mitra strategis yang berperan aktif membangun industri kosmetik lokal yang sehat dan berkelanjutan.
"Kami ingin calon beautypreneur tahu bahwa membuat brand kosmetik itu bisa mudah, asalkan bersama partner yang tepat—yang peduli terhadap integritas, legalitas, dan keselamatan konsumen," ujarnya.
Dengan antusiasme pengunjung yang tinggi, booth PT Mash Moshem Indonesia di IFBC 2025 menjadi bukti bahwa kebutuhan akan maklon kosmetik terpercaya semakin besar.
Talkshow edukatif yang mereka selenggarakan bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga menjadi pijakan awal bagi banyak pelaku usaha untuk membangun brand kosmetik yang profesional dan bertanggung jawab.
Pewarta : SP
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
