Agenda Timnas Indonesia tak ganggu liga

id Surabaya, Kota Surabaya, PSSI, Futsal, Erick Thohir

Agenda Timnas Indonesia tak ganggu liga

Ketua Umum PSSI Erick Thohir (tengah) menyalami pemain futsal SMK Negeri 2 Surabaya saat final wondr Futsal Series 2025 Surabaya, di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jumat (1/8/2025) malam. ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin

Surabaya (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menegaskan bahwa pelaksanaan pertandingan Tim Nasional Indonesia tidak akan mengganggu jalannya liga termasuk yang digelar di Jawa Timur.

“Pertandingan Timnas digelar saat FIFA Match Day, jadi Liga 1 berhenti. Tidak akan mengganggu jadwal klub seperti Persebaya,” kata Erick saat ditemui disela final wondr Futsal Series 2025 Surabaya, di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jumat malam.

Hal tersebut, disampaikannya menyusul rencana dua laga internasional yang akan digelar di Jawa Timur pada September mendatang.

Baca juga: PSSI belum pastikan Indra Sjafri sebagai pelatih timnas SEA Games 2025

Sesuai jadwal, kata dia, pada September 2025, Timnas Indonesia U-23 dijadwalkan bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dalam Kualifikasi AFC U-23 Asian Cup menghadapi Korea Selatan, Laos dan Makau.

Sementara, Timnas Indonesia senior akan menjamu Kuwait dan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya di bulan yang sama.

Erick menyebut, bahwa penjadwalan yang selaras dengan kalender internasional tidak hanya bertujuan menjaga keberlangsungan liga domestik, tetapi juga memastikan dukungan maksimal dari suporter di daerah.

“Jawa Timur akan jadi tuan rumah dua kegiatan besar. Ini bentuk nyata bahwa Timnas Indonesia bisa tampil di berbagai kota, bukan hanya di Jakarta,” ucapnya.

Selain laga-laga tersebut, PSSI juga merancang pelaksanaan pertandingan Timnas Indonesia U-17 di Sumatera Utara, sebagai bagian dari persiapan gelaran Piala Dunia dengan menghadapi tim dari Afrika Selatan dan Asia.

Baca juga: Gerald Vanenburg tak latih tim SEA Games yang akan digelar Desember

Ia menyebut, penggunaan stadion baru hasil pembangunan pemerintah pusat menjadi bagian dari strategi desentralisasi program pembinaan sepak bola nasional.

Menurut Erick, hal ini sejalan dengan semangat membangun sepak bola secara merata di berbagai wilayah.

Ia menegaskan jika setiap daerah memiliki hak dan peluang yang sama untuk menyaksikan langsung Timnas Indonesia berlaga di kandang sendiri.

PSSI juga telah menyiapkan struktur tim nasional yang berjenjang, mulai dari kelompok usia hingga tim putri, dengan pembagian tugas yang tertata dan jadwal yang disiplin.

Oleh karena itu, Erick optimistis pembinaan dan kompetisi dapat berjalan seimbang tanpa saling mengganggu.

“Kami pastikan liga jalan, Timnas juga jalan. Semuanya kami atur agar tidak saling bertabrakan,” tuturnya.

Baca juga: Meski kalah, Timnas U-23 Indonesia tetap dapat bonus ratusan juta

Baca juga: Kontrak Satoru Mochizuki diperpanjang jabat Technical Advisor





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ketum PSSI pastikan agenda Timnas Indonesia tidak ganggu liga

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.