Ini target tim putra Indonesia di Kejuaraan Bola Voli Dunia U-21 2025

id Timnas U-21 Indonesia,Timnas Indonesia,Bola voli,PBVSI,Kejuaraan Bola Voli Dunia U-21 Putra,Kejuaraan Bola Voli Dunia U-

Ini target tim putra Indonesia di Kejuaraan Bola Voli Dunia U-21 2025

Ilustrasi - Kompetisi bola voli Proliga 2024. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/YU/aa.

Surabaya (ANTARA) - Tim nasional bola voli putra U-21 Indonesia ditargetkan minimal menembus babak 16 besar Kejuaraan Bola Voli Dunia U-21 2025.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Imam Sudjarwo yang mengungkapkan bahwa minimal tim Garuda Muda harus lolos ke babak gugur terlebih dahulu.

"Timnas putra Indonesia kita, yang penting langkah pertama masuk ke babak 16 besar. Itu kalau 16 besar harus masuk dulu, setelah itu tentu motivasi terbangun, ya syukur kita bisa masuk delapan besar," ungkap Imam Sudjarwo kepada ANTARA di Surabaya, Jawa Timur, Minggu malam WIB.

Baca juga: PBVSI optimistis timnas putra bisa melaju jauh di Kejuaraan Dunia U-21

Imam Sudjarwo mengungkapkan bahwa persaingan yang akan dilalui oleh tim Merah Putih tak akan mudah karena menghadapi negara-negara kuat dari seluruh dunia.

Namun, ia optimistis Muhammad Darda dan kawan-kawan mampu berbicara banyak dalam gelaran turnamen yang akan berlangsung di China tersebut.

"Ya karena timnya memang berat-berat, 24 negara. Tapi kita menargetkan 16 besar, setelah itu kita yang syukur bisa masuk delapan besar," ujar Imam.

Nantinya tim Merah Putih yang tergabung dalam Pul D akan bersaing menghadapi Italia, Tunisia, Ukraina, Argentina, dan Prancis.

Tim asuhan Anwar Sadat ini akan menjalani turnamen yang akan berlangsung mulai 21 Agustus.

Baca juga: Sejumlah pemain timnas U-21 putri akan promosi ke timnas senior

Baca juga: 12 pemain timnas U-21 Indonesia untuk Kejuaraan Dunia U-21 Putra 2025



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ini target tim putra Indonesia di Kejuaraan Bola Voli Dunia U-21 2025

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.