Moskow (ANTARA) - Wakil juru bicara Pemerintah Jerman, Steffen Meyer mengatakan bahwa Jerman tidak mendukung operasi militer Israel untuk menduduki Gaza Dan menyerukan pihak bertikai mengakhiri konflik secepatnya.
"Kami menolak peningkatan operasi militer dan menyerukan kepada semua pihak dan komunitas internasional untuk segera mengakhiri konflik melalui gencatan senjata yang segera dan berkelanjutan," ujar Meyer dalam sebuah pengarahan pada Rabu.
Baca juga: Jerman desak Israel ringankan penderitaan warga Palestina di Gaza
Ia mengingatkan bahwa pembebasan sandera dan gencatan senjata tetap menjadi prioritas pemerintah Jerman, termasuk dalam diskusi dengan para mitra.
Pada Rabu, stasiun televisi pemerintah Kan melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, telah menyetujui operasi perebutan Kota Gaza, dan rencana tersebut akan disampaikan kepada pimpinan politik dan kabinet untuk disetujui pada Kamis.
Baca juga: Hamas setujui usulan gencatan senjata di Gaza
Selain itu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah mengirimkan sekitar 60.000 surat panggilan kepada prajurit cadangan sebagai persiapan operasi untuk merebut Kota Gaza.
Pada Rabu malam, surat kabar The Jerusalem Post melaporkan, mengutip juru bicara IDF Effie Defrin, bahwa IDF telah melancarkan serangan terhadap kota Gaza, dengan militer Israel menguasai pinggiran kota.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Menlu Mesir kunjungi perbatasan Gaza, tolak visi "Israel Raya"
Baca juga: Kekurangan tentara, Israel incar pemuda Yahudi diaspora
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jerman menentang operasi militer Israel duduki Kota Gaza
