Bantul menyiapkan pembinaan desa yang ajukan proposal rintisan budaya

id Pemkab Bantul ,Pembinaan desa,Rintisan desa budaya

Bantul menyiapkan pembinaan desa yang ajukan proposal rintisan budaya

Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyiapkan langkah pembinaan kepada desa-desa daerah ini yang telah mengajukan proposal ke pemerintah setempat untuk menjadi rintisan desa budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan Bantul Yanatun Yunadiana, di Bantul, Minggu, mengatakan bahwa untuk tahun 2026 sudah ada enam desa yang mengajukan proposal menjadi rintisan desa budaya, menyusul desa-desa lainnya yang telah terlebih dulu ditetapkan sebagai rintisan desa budaya.

"Ada sekitar enam desa yang ajukan proposal, kemudian dilakukan pembinaan. Kita mulai Februari 2026 akan jalan melakukan pembinaan ke desa-desa yang mengajukan proposal," katanya.

Menurut dia, pembinaan kepada desa tersebut diperlukan agar pemerintah desanya memahami apa yang harus dilakukan dalam pelestarian maupun pengembangan budaya lokal di wilayahnya, sehingga budaya itu makin terangkat.

"Yang pertama pembinaan tentang administrasi, karena untuk penilaian agar bisa terverifikasi itu ada yang ditulis, jadi apa yang mau dikembangkan dan dilestarikan ditulis, jangan sampai di lokasi di desa itu tidak ada upaya pelestarian," katanya.

Dia juga mengatakan, masih ditemukan proposal pengajuan rintisan desa budaya yang belum menjelaskan kegiatan pelestarian dan pengembangan budaya, padahal itu menjadi syarat utama sebagai pedoman menjadi desa budaya.

"Bagaimana upaya pengembangan budaya itu harus tertulis di administrasi, kemarin banyak yang belum, dan juga ada yang nulis banyak tetapi sewaktu kita verifikasi sudah tidak ada, itu yang nanti akan kita lakukan pembinaan di situ," ujarnya.

Pembinaan kepada desa tersebut nantinya juga terkait dengan kegiatan pelestarian budaya ke depan. Saat ini di Bantul, dari total 75 desa, sebanyak 27 di antaranya yang memiliki predikat rintisan desa budaya, 12 desa budaya, serta 12 desa mandiri budaya.

"Kalau tiap tahun kita targetnya minimal lima desa baru yang ditetapkan sebagai rintisan desa budaya, karena kita sesuaikan dengan reward-nya, yang nanti juga terkait dengan anggaranmya," kata dia.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.