Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya meminta jajaran pengawas dan direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sembada memperkuat arah kebijakan tata kelola serta manajemen agar lebih profesional, transparan, akuntabel dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
"Dewan Pengawas dan Direktur PDAM Tirta Sembada yang telah dilantik harus mampu memperkuat arah kebijakan, tata kelola, serta manajemen, kewenangan yang sudah diberikan ini bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," kata Harda Kiswaya saat melantik Dewan Pengawas dan Direktur PDAM Tirta Sembada Sleman di Aula Setda Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, dewan pengawas dan direksi tidak perlu takut mengambil langkah, karena sudah disumpah dan diberi kepercayaan.
"Harus berani mengambil langkah inisiatif, inovatif dan progresif," katanya.
Bupati Sleman juga mendorong dewan pengawas bisa memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada, mengoptimalkan potensi perusahaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Dengan begitu, diharapkan pendapatan daerah Kabupaten Sleman juga turut meningkat," katanya.
Ia juga berharap air minum kemasan "Daxu" milik PDAM Tirta Sembada Sleman bisa dikelola dengan baik.
"Silakan ditingkatkan strategi pemasarannya. Jika kualitasnya bagus, pemasarannya bagus, maka kepercayaan masyarakat juga akan meningkat," katanya.
Dewan Pengawas PDAM Air Minum Tirta Sembada yang dilantik yakni Taupiq Wahyudi, sedangkan Direktur PDAM Tirta Sembada yang dilantik Bernadus Edy Nugroho.
Hadir pula pada pelantikan tersebut Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Wakil Ketua DPRD Sleman Ani Martanti, sejumlah kepala OPD Pemkab Sleman dan pemangku kepentingan lainnya.
