Logo Header Antaranews Jogja

Kepala Kanta Kota Yogyakarta - Wali Kota Yogyakarta perkuat sinergi program pertanahan

Rabu, 29 Oktober 2025 15:48 WIB
Image Print
Kepala Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta bersama Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. (ANTARA/HO-Humas ATR/BPN DIY)

Yogyakarta (ANTARA) - Kepala Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi kepada Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo dalam rangka memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program pertanahan.

Kepala Kantor Pertanahan turut didampingi para pejabat struktural di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi program antara Kantor Pertanahan dan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam berbagai bidang strategis pertanahan.

Kunjungan kerja ini tidak hanya menjadi ajang perkenalan dan silaturahmi antar pimpinan instansi, tetapi juga dimanfaatkan untuk membahas sejumlah agenda penting yang menjadi prioritas bersama antara Kantor Pertanahan dan Pemerintah Kota Yogyakarta.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas beberapa program strategis yang akan dijalankan secara kolaboratif, antara lain pensertipikatan tanah aset Pemerintah Kota Yogyakarta, penataan kawasan bantaran sungai melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), sinergi pemberdayaan akses reforma agraria, serta pencegahan dan penanganan permasalahan pertanahan di wilayah Kota Yogyakarta.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta Sri Martini di Yogyakarta, Rabu, menyampaikan bahwa Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama lintas sektor, khususnya dengan Pemerintah Kota, dalam rangka menciptakan tata kelola pertanahan yang tertib, transparan, dan berkeadilan.

“Kantor Pertanahan tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan berbagai program pertanahan, agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Sri Martini.

Salah satu topik utama yang dibahas dalam kunjungan ini adalah percepatan pensertifikatan aset Pemerintah Kota Yogyakarta. Program ini diharapkan mampu memperkuat status hukum atas aset-aset daerah sekaligus mencegah potensi sengketa atau tumpang tindih kepemilikan di kemudian hari.

Selain itu, dibahas pula program penataan kawasan bantaran sungai melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA). Program ini bertujuan untuk menata kawasan-kawasan yang padat dan rawan terhadap permasalahan pemanfaatan ruang agar tetap selaras dengan aspek hukum, lingkungan, dan sosial masyarakat.

“GTRA menjadi forum lintas sektor yang efektif untuk menyinergikan langkah penataan kawasan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang telah lama menempati atau memanfaatkan lahan,” jelas Sri Martini.

Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas upaya peningkatan kerja sama dalam pemberdayaan akses reforma agraria, yakni program yang tidak hanya memberikan legalisasi aset tanah, tetapi juga mendorong pemanfaatan tanah secara produktif.

Melalui sinergi dengan dinas terkait di Pemerintah Kota Yogyakarta, diharapkan masyarakat penerima sertifikat reforma agraria dapat memperoleh dukungan pembinaan usaha, akses pembiayaan, serta kemitraan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan.

Selain itu, kedua pihak sepakat untuk memperkuat koordinasi dalam pencegahan dan penanganan permasalahan pertanahan di wilayah perkotaan. Langkah yang akan diambil antara lain peningkatan penyamaan data pertanahan dan tata ruang, pemetaan partisipatif, serta sosialisasi kepada masyarakat untuk mendorong penyelesaian masalah pertanahan secara preventif dan konstruktif.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta dalam memperkuat kerja sama lintas instansi.
Beliau menegaskan bahwa bidang pertanahan memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai agenda pembangunan daerah, seperti penataan ruang, pembangunan infrastruktur, dan pengelolaan aset pemerintah.

“Kolaborasi antara Pemerintah Kota dan Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta sangat penting, karena urusan pertanahan bersinggungan langsung dengan hampir seluruh sektor pembangunan. Kami sangat mendukung langkah-langkah sinergi yang akan dilakukan bersama,” ujar Wali Kota.

Kepala Kantor Pertanahan menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat “Kolaborasi untuk Kota Yogyakarta”, yang mencerminkan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan pelayanan pertanahan yang lebih cepat, mudah, dan pasti kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh program pertanahan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memberikan nilai manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tegas Sri Martini.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai simbol penguatan hubungan kelembagaan antara Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Sinergi yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam upaya mewujudkan tata kelola pertanahan yang profesional, transparan, dan berpihak kepada masyarakat, serta mendukung visi pembangunan Kota Yogyakarta yang tertib, aman, dan berkelanjutan.



Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026