Yogyakarta (ANTARA) - Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) terus concern atau memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas sumberdaya manusia dosen maupun semua pendidik profesional yang bertugas di perguruan tinggi tersebut.
"Untuk program yang lain kami tetap concern untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia khususnya dosen. Saat ini yang sedang menempuh S3 atau program doktor ada 36 dosen," kata Rektor UMBY Agus Slamet sebelum mengikuti Pelantikan Rektor UMBY, Selasa.
Rektor berharap, dua hingga tiga tahun ke depan, para dosen yang menempuh pendidikan S3 tersebut kembali ke kampus UMBY untuk mengurus jabatan fungsional masing masing.
"Kami dorong semuanya yang sekarang lektor untuk menjadi Lektor Kepala, yang Lektor Kepala menjadi Guru Besar. Kemudian yang muda muda juga kami dorong untuk studi lanjut S3," katanya.
Rektor mengatakan, terlebih sebetulnya mereka apabila hendak mencari beasiswa untuk melanjutkan pendidikan cukup mudah, bisa mencari dari luar kampus sebanyak kali terlebih dulu, namun kalau gagal bisa mengajukan untuk dibiayai oleh yayasan.
"Jadi dukungan yayasan luar biasa, jadi cuma nyoba dua kali di eksternal, kali, kalau gagal kita biayai dari yayasan," katanya.
Lebih lanjut Rektor UMBY mengatakan, strategi kampus dalam menghadapi ketatnya persaingan perguruan tinggi, yang pertama terus menjaga kualitas dan meningkatkan kualitas pendidikan, kemudian adalah bersama sama membangun kesejahteraan bangsa melalui kampus.
"Dengan kita bersama akan bisa, artinya seluruh civitas akademika baik dosen tenaga kependidikan kemudian mahasiswa bersama sama. Apalagi support dari yayasan luar biasa mendorong kami semua untuk melanjutkan cita cita dari Bapak H.R. Probosoetejo yaitu "Angudi Mulyaning Bangsa" kepada bangsa dan negara Indonesia," katanya.
Rektor mengatakan, pada momen Sumpah Pemuda, pihaknya juga berpesan kepada seluruh pemuda Indonesia teruslah untuk semangat, bagi yang masih pelajar mahasiswa semangat untuk belajar, kemudian bagi yang sudah lulus semangat untuk berkarya.
"Bangsa Indonesia sudah menunggu karya karya dari anak anak muda, sehingga mereka kami berharap bisa mewarisi cita cita dari para pemuda pada saat sumpah pemuda tersebut, karena di tangan pemuda ini nasib bangsa itu ditentukan," katanya.
Sedangkan terkait dengan pengembangan kampus, Rektor akan melanjutkan program sebelumnya. Ada beberapa program yang pertama adalah pembangunan gedung kampus satu enam lantai, kemudian pembangunan gedung kampus dua sembilan lantai.
"Alhamdulillah izin untuk pembangunan gedung sudah clear. Target selesai dari kampus satu Insyaallah segera kami realisasi, untuk kampus dua kira kira delapan sampai sembilan bulan, karena kampus dua sembilan lantai itu satu setengah tahun dari awal membangunnya," katanya.
