Yogyakarta (ANTARA) - Bank BPD DIY berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan layanan pembayaran iuran kepesertaan yang terintegrasi melalui jaringan perbankan guna memperluas akses jaminan sosial bagi pekerja informal dan pelaku UMKM di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Peluncuran layanan tersebut ditandai dengan penyerahan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua belah pihak di Kantor Pusat Bank BPD DIY, Yogyakarta, Jumat yang dihadiri Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah Raden Agus Trimurjanto, Direktur Umum Hudan Mulyawan, Direktur Kepatuhan Bank DIY Dian Ari Ani, sedangkan dari BPJS Ketenagakerjaan hadir Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan Asep Rahmat Suwandha, Deputi Keuangan Rani Martina, serta Kepala Kantor Wilayah Jawa Tengah–DIY Hesnypita.
Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah Bank BPD DIY Raden Agus Trimurjanto mengatakan kerja sama ini dirancang untuk memberikan kemudahan maksimal bagi masyarakat dalam mengakses layanan BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari pendaftaran hingga pembayaran iuran.
"Sinergi ini kami siapkan dengan matang dengan mengutamakan keamanan dan kenyamanan layanan. Tidak sekadar cepat, tetapi juga minim risiko," ujar Agus usai melakukan uji coba transaksi pembayaran iuran.
Menurut dia, kemudahan akses pembayaran merupakan kunci utama dalam meningkatkan kepatuhan dan perluasan kepesertaan, khususnya bagi sektor nonformal seperti UMKM yang jumlahnya cukup besar di DIY.
Ia optimistis dengan dukungan berbagai kanal layanan Bank BPD DIY, para peserta tidak akan lagi mengalami kendala dalam memenuhi kewajiban pembayaran iuran bulanan.
"Bank BPD DIY hadir untuk memberikan kemudahan layanan keuangan yang berdampak langsung pada perlindungan sosial masyarakat," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan Asep Rahmat Suwandha mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa saat ini peserta sudah dapat melakukan pembayaran iuran melalui kasir maupun mesin ATM Bank BPD DIY.
"Ke depan, masih banyak pengembangan yang bisa dilakukan melalui teknologi ini, termasuk pemanfaatan kanal digital seperti mobile banking hingga layanan pembayaran klaim," kata Asep.
Ia berharap dukungan dari bank pembangunan daerah ini dapat menjangkau ekosistem UMKM dan pekerja sektor informal di DIY yang belum seluruhnya terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah-DIY Hesnypita menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan akses layanan yang cepat dan aman.
"Kerja sama ini sangat strategis karena menjawab kebutuhan masyarakat akan akses layanan yang mudah, cepat, dan aman. DIY memiliki karakteristik pekerja sektor informal dan UMKM yang cukup dominan, sehingga kemudahan kanal pembayaran iuran menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepesertaan dan keberlanjutan perlindungan," katanya.
Ia menambahkan sinergi lintas lembaga seperti ini sejalan dengan komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan seluruh pekerja, tanpa terkecuali, mendapatkan perlindungan sosial yang layak.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi role model bagi daerah lain dalam memperkuat ekosistem jaminan sosial ketenagakerjaan," imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta Rudi Susanto menambahkan bahwa perluasan kanal pembayaran ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kepesertaan aktif di wilayah tersebut.
"Dengan dukungan jaringan dan kanal layanan Bank BPD DIY yang tersebar luas, peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Yogyakarta dan sekitarnya kini memiliki lebih banyak pilihan dalam melakukan pembayaran iuran. Ini tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan kepesertaan aktif," jelas Rudi.
Menurutnya, kerja sama ini juga membuka ruang penguatan sinergi ke depan, tidak hanya dalam pembayaran iuran, tetapi juga dalam sosialisasi program dan perluasan perlindungan bagi pekerja rentan.
"Kami optimis, kolaborasi ini akan mempercepat terwujudnya universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan di DIY," pungkasnya.
