TVRI menunjukkan komitmen sebagai media informatif

id LPP TVRI,63 tahun TVRI,Televisi Republik Indonesia,TVRI ,Disabilitas

TVRI menunjukkan komitmen sebagai media informatif

Ilustrasi - Gedung Pemberitaan Kantor Pusat LPP TVRI Nasional di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat. ANTARA/HO-LPP TVRI

Jakarta (ANTARA) - Pengamat kebijakan publik, Abdul Hamim Jauzie menyebutkan, Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) yang didirikan sejak 63 tahun lalu telah menunjukkan komitmennya sebagai media publik yang informatif, edukatif dan inklusif.

"Sebagai televisi pertama di Indonesia yang didirikan pada 24 Agustus 1962, TVRI telah terus menerus berupaya menjadi media pemersatu bangsa, yang hadir untuk memberikan informasi, edukasi dan hiburan," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Hamim juga menjelaskan TVRI telah terbukti sebagai media yang setia menjadi saksi perjalanan bangsa.

"Dari era hitam-putih hingga era digital dan menjadi rumah informasi, edukasi serta budaya," katanya.

Meski berada di usia yang tidak muda lagi, sumber daya dan infrastruktur TVRI masih terus ditingkatkan. "Sumber daya dan infrastruktur TVRI sepertinya terus ditingkatkan meski usianya 63 tahun. Ini patut diapresiasi," katanya.

Menurut dia, TVRI telah menjadi televisi pemersatu bangsa yang program siarannya melayani masyarakat di seluruh pelosok negeri.

Upaya TVRI terus meningkatkan sumber daya dan infrastruktur penyiaran itu sudah sangat tepat dan sejalan dengan Prioritas Nasional RPJMN 2025-2029 yang meliputi tiga sasaran utama.

"Pertama, menurunkan kemiskinan. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dan ketiga, mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan," katanya.

Itu semua akan diwujudkan melalui 17 program prioritas yang mencakup program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti reformasi birokrasi, peningkatan pelayanan kesehatan, dan penguatan pertahanan.

Dalam konteks ini, menurut Hamim, TVRI telah serius dan sejalan dengan RPJMN dalam peningkatan kualitas SDM.

Yakni Meningkatkan Indeks Modal Manusia (IMM) menjadi 0,59 pada 2029. Pengembangan sumber daya manusia itu mencakup sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olah raga dan penguatan peran perempuan, pemuda, serta penyandang disabilitas.

Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Usaha LPP TVRI, R. Wulan Kartiko Purbodjati mengatakan, TVRI telah melewati berbagai tantangan dan dinamika perjalanan panjang sebagai lembaga penyiaran publik pertama di Indonesia.

"Di usia yang sudah tidak muda ini, TVRI telah mencerminkan pengalaman, dedikasi serta pengabdian yang tiada henti kepada bangsa dan negara," katanya.

Wulan menyebutkan, sumber daya yang dimiliki TVRI, baik infrastruktur, peralatan produksi maupun sumber daya manusia secara terus-menerus harus selalu ditingkatkan kualitasnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 63 tahun berdiri, TVRI tunjukkan komitmen sebagai media informatif

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.