Gunungkidul (ANTARA) - Kegiatan penebaran benih ikan lele di wilayah Karangrejek, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sebagai upaya mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah pusat.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntaringsih disela penebaran benih lele di Gunungkidul, Senin, mengatakan kegiatan ini merupakan bantuan Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan kelompok masyarakat.
"Pentingnya kolaborasi dan sinergi antara hasil budi daya dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk penyediaan menu makan bergizi gratis. Karena, kalau kita tidak bisa menjual pasti akan menjadi beban para kelompok dan anggotanya," kata Bupati Endah.
Dia mengatakan kerja sama dengan SPPG akan menjamin penyerapan hasil panen lele tersebut. Karena itu pihaknya menekankan agar pengelolaan dilakukan dengan detail, mengibaratkan perawatan bayi lele seperti merawat bayi manusia yang memerlukan perhatian khusus.
"Per hari ini kan pengelolaannya untuk waspada terhadap kadar pH air dan memastikan ketersediaan oksigen melalui aliran listrik yang stabil," katanya.
Bupati Endah juga menekankan sistem budi daya ini diharapkan dapat terintegrasi dengan penanaman sayuran organik, seperti kangkung, dimana limbah dari kolam bioflok dinilai sangat bagus untuk dijadikan pupuk organik bagi tanaman di sekitar lokasi.
"Dengan manajemen yang baik, termasuk penyortiran ikan berdasarkan ukuran secara rutin, diharapkan pasokan lele untuk SPPG dapat terjaga keberlanjutannya, setidaknya setiap dua hari sekali," katanya.
Oleh karena itu ia meminta dinas terkait untuk mendampingi kelompok selama masa kritis dua sampai tiga hari pertama setelah penebaran guna memantau kondisi bibit agar tidak stres akibat perbedaan lingkungan.
Para pengelola juga didorong untuk tidak segan melakukan studi banding ke tempat budidaya lele lain yang telah berhasil agar ilmu mereka terus berkembang.
Sementara itu Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Gunungkidul Sujarwanto mengatakan bantuan ini didapatkan setelah melalui proses pengajuan proposal ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul.
Dia mengatakan pihak koperasi telah melakukan persiapan lahan selama kurang lebih dua bulan sebelum akhirnya siap melakukan penebaran benih lele.
Oleh karena itu pihaknya berharap agar pihak dinas tetap memberikan pendampingan dan pengawalan pasca-penebaran agar usaha budidaya ini dapat berjalan sukses dan berkelanjutan.
