Yogyakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat total 245.243 penumpang kereta api jarak jauh (KAJJ) yang naik dan turun di stasiun wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta selama libur Imlek.
"Selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek pada 13 hingga 17 Februari 2026 tercatat total 245.243 penumpang yang naik dan turun, jumlah itu terdiri sebanyak 128.080 penumpang naik dan 117.163 penumpang turun," kata Manager Humas Daop 6 Yogyakarta.Feni Novida Saragih di Yogyakarta, Rabu.
Menurut dia, bila dibandingkan dengan periode yang sama pada pekan sebelumnya, yaitu 6-10 Februari, maka tercatat terjadi peningkatan volume penumpang sekitar 19 persen.
"Pada periode tersebut, KAI Daop 6 mencatat total 206.764 penumpang, terdiri dari 82.541 pelanggan naik dan 124.223 pelanggan turun," katanya.
Ia mengatakan, peningkatan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api pada masa libur panjang Imlek, terutama untuk perjalanan jarak jauh yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
"Selama periode long weekend Imlek, Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun dengan volume pelanggan tertinggi dengan total 64.636 pelanggan berangkat dan 55.887 pelanggan tiba," katanya.
Kemudian Stasiun Lempuyangan Yogyakarta mencatat 25.296 pelanggan berangkat dan 23.371 pelanggan tiba, sedangkan Stasiun Solo Balapan melayani 22.035 pelanggan berangkat dan 22.548 pelanggan tiba, Stasiun Klaten memberangkatkan sebanyak 5.768 pelanggan dan menerima 5.223 pelanggan.
Stasiun Purwosari melayani 3.988 pelanggan berangkat dan 4.247 pelanggan tiba, serta Stasiun Wates mencatat 2.800 pelanggan berangkat dan 2.728 pelanggan tiba.
"Adapun sisanya merupakan pelanggan yang dilayani di stasiun lainnya di wilayah Daop 6 Yogyakarta," katanya.
Feni mengatakan, puncak keberangkatan terjadi pada Selasa 17 Februari 2026 dengan total 29.959 pelanggan naik, sementara puncak kedatangan terjadi pada Jumat, 13 Februari 2026 dengan total 28.962 pelanggan turun.
