PHRI DIY bidik kunjungan wisman jaga okupansi hotel selama Ramadhan

id okupansi hotel,PHRI DIY,Ramadhan,Yogyakarta,ramadhan,ramadhan 2023,tradisi ramadhan,bulan ramadhan,bulan puasa,puasa 202

PHRI DIY bidik kunjungan wisman jaga okupansi hotel selama Ramadhan

Ilustrasi - Karyawan merapikan kamar hotel. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww/pri.

Yogyakarta (ANTARA) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membidik kunjungan wisatawan mancanegara untuk menjaga tingkat hunian hotel di Yogyakarta selama Ramadhan 1447 H.

"Ada beberapa yang dari luar sudah masuk sebenarnya, tetapi belum begitu signifikan," ujar Wakil Ketua PHRI DIY Bidang Promosi dan Event Muhtar Habibi di Yogyakarta, Rabu.

Menurut Habibi, wisatawan mancanegara yang saat ini mulai masuk ke DIY terutama berasal dari Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.

Namun, jumlahnya belum cukup menahan penurunan okupansi hotel pada awal Ramadhan.

"Sebagian besar dari Asia Tenggara. Mungkin yang banyak selama puasa ini dari Malaysia, Singapura, sama Thailand," ujar dia.

Habibi mengakui tingkat hunian atau okupansi hotel di DIY mulai turun memasuki awal Ramadhan meski sempat berada di kisaran rata-rata 65 persen pada periode 1-16 Februari 2026.

Menurut dia, okupansi diperkirakan berada di bawah 15 persen selama beberapa hari ke depan, bahkan sebagian hotel diperkirakan mencatat hunian di bawah 10 persen, seperti yang kerap terjadi pada awal puasa dalam beberapa tahun terakhir.

"Itu sudah terjadi lima tahunan ini. Awal puasa kita itu pasti 'low'," ujar Habibi.

Untuk menahan penurunan tersebut, Habibi mengatakan hotel-hotel anggota PHRI DIY juga menyiapkan berbagai promo Ramadhan hingga penurunan tarif kamar.

Selain itu, pengelola hotel juga melakukan efisiensi operasional sembari bersiap menyambut periode "high season" Lebaran.

Habibi menyebut tidak ada aturan baku terkait batas bawah penurunan tarif kamar karena setiap hotel dinilai telah memiliki pola penghitungan masing-masing menyesuaikan pasar dan platform penjualan daring.

"Kalau aturan-aturan baku sih sebenarnya belum ada. Monggo sendiri-sendiri, karena memang bisnisnya masing-masing," ujarnya.

Selain promo kamar, Habibi menambahkan sebagian hotel juga mengandalkan program "food and beverage" (F&B), terutama paket berbuka puasa.

Namun, peningkatan penjualan paket buka bersama tahun ini dinilainya tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya karena semakin banyak hotel yang menawarkan program serupa.

Saat ini, total hotel anggota PHRI DIY tercatat sekitar 479 unit, terdiri atas hotel berbintang, nonbintang, serta restoran.

Habibi berharap kebijakan pemerintah terkait diskon tarif transportasi umum serta rencana penerapan "work from anywhere" (WFA) bagi ASN dan sebagian karyawan swasta menjelang Lebaran 2026 mampu membantu mengerek kunjungan wisatawan ke Yogyakarta.

"Semoga ya, dengan diskon itu akan menambah jumlah wisatawan karena yang awalnya enggak pulang, karena transportasi murah jadi pulang," ucap dia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PHRI DIY bidik wisman jaga okupansi hotel selama Ramadhan

Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.