
Bantul proses cari lahan lokasi pembangunan gerai KDMP di tiga desa

Bantul (ANTARA) - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta sedang proses mencari lahan sebagai lokasi pembangunan gerai koperasi desa merah putih (KDMP) di tiga desa atau kelurahan daerah tersebut.
"Ada tiga kelurahan yang masih proses pencarian lahan untuk gerai kopdes (Koperasi Desa Merah Putih), kemudian satu kelurahan yang memang tidak mempunyai tanah kas desa," kata Kepala DKUKMPP Bantul Prapta Nugraha di Bantul, Jumat.
Menurut dia, tiga desa di Bantul yang masih proses mencari lahan adalah Sumberagung Kecamatan Jetis, Sabdodadi Kecamatan Bantul, dan Argosari Kecamatan Sedayu. Sedangkan satu kelurahan yang tidak punya tanah kas desa yaitu Jagalan Kecamatan Banguntapan.
Dia mengatakan sebenarnya ada desa lain di Bantul yang tidak memiliki tanah kas desa selain Jagalan, yaitu Kelurahan Trimurti Srandakan, namun di desa tersebut pengurus koperasi telah mencari alternatif lahan untuk dibangun gerai-gerai sebagai pendukung unit usaha koperasi.
"Masih kita cari alternatif lokasi seperti di Trimurti itu juga tidak punya tanah kas desa, tapi bisa membuat gerai, makanya nanti kita evaluasi ke depan, dan kita belum bisa putuskan saat ini," katanya.
Dia mengatakan untuk tiga kelurahan pihaknya tidak masalah, karena masing-masing desa memiliki tanah kas desa yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk pembangunan gerai setelah ada proses perizinan dan pengajuan izin penggunaan tanah kas desa ke Gubernur DIY.
Sedangkan untuk Desa Jagalan, Pemkab masih memikirkan solusi, apakah nantinya menyewa lahan atau memang menggunakan tanah milik pemerintah, dikarenakan gerai KDMP tersebut nantinya akan menjadi aset pemerintah desa dan menjadi unit usaha ekonomi desa.
"Masih cari solusi bagaimana nanti sebisa mungkin bisa mempunyai lahan, tapi masih proses mencari solusi yang Jagalan. Prinsip yang tiga kelurahan sedang melakukan pemetaan tanah kas desanya, kalau lahan pasti ada," katanya.
Dia mengatakan saat ini di seluruh 75 kelurahan se-Bantul, yang sudah proses pembangunan gerai KDMP dan hampir selesai ada 10 desa, kemudian 61 kelurahan sudah memetakan lahan tinggal proses perizinan, sementara tiga kelurahan proses mencari lokasi, dan satu desa cari solusi.
"Tinggal kita selesaikan di tiga desa mana lokasi yang dipilih untuk sebagai lahan gerai, karena syarat lokasinya harus strategis, mudah dijangkau, kendaraan kendaraan bisa masuk, kan itu yang disyaratkan, sehingga perlu kecermatan kelurahan untuk bisa memetakan," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
