Trump sebut AS tak butuh bantuan untuk buka Selat Hormuz

id selat hormuz,trump,amerika,minyak,energi,perang,iran

Trump sebut AS tak butuh bantuan untuk buka Selat Hormuz

Arsip foto - Foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 menunjukkan kapal tanker minyak Inggris "Stena Impero" di dekat Selat Hormuz, Iran. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyita kapal tanker minyak Inggris "Stena Impero" Jumat lalu di Selat Hormuz karena apa yang mereka sebut "gagal menghormati aturan maritim internasional saat melewati selat tersebut". ANTARA/Morteza Akhoundi/ISNA/Handout via Xinhua)/pri.

Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika Serikat tidak membutuhkan bantuan negara lain dalam upaya membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran internasional.

"Saya tak mendesak mereka, karena sikap saya adalah, kami tidak membutuhkan siapa pun. Kami adalah negara terkuat di dunia. Kami memiliki militer terkuat di dunia. Kami tidak butuh mereka," kata Trump kepada wartawan, Senin (16/3).

Ia menambahkan bahwa dalam beberapa kasus ia meminta bantuan bukan karena kebutuhan, melainkan untuk mengetahui bagaimana reaksi negara-negara tersebut.

Trump juga mengeklaim bahwa sejumlah negara telah menyampaikan kesiapan untuk membantu AS membuka Selat Hormuz.

"Beberapa sangat antusias, tetapi beberapa lainnya tidak," ujarnya.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Eskalasi tersebut memicu penghentian de facto lalu lintas di Selat Hormuz, jalur penting pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Gangguan itu juga berdampak pada ekspor dan produksi minyak di kawasan tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Trump: AS tak butuh bantuan buka Selat Hormuz

Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.